Tim Raider 500/Sikatan Melakukan Penyisiran OPM, Dua Pers Batalyon 432 Meninggal

NUSANTARA, (TransMadura.com) – Pasukan Elit TNI (Tentara Nasional Indonesia) tim Raider 500 sikatan atau Yonif 500, V brawijaya Surabaya yang membantu Kopassus melakukan kontak tembak dengan sekelompok teroris OPM di Kampung Dangbet, Papua, Selasa (18/5/2021) pada pukul 11.01 Wit.

Danki Kout (Komandan Kompi Komando Utama) pasukan Batalyon Raider 500/Sikatan, Lettu Ahmad zairi mengatakan, saat melakukan penyisiran, penghadangan oleh kelompok separatis, sehingga dua pers dari batalyon 432 meninggal.

“Ada juga penghadangan di tempat lain korban luka tembak di kaki kejadian ketika 4 personel turun ambil BAMA, namun pihak musuh juga tumbang banyak” katanya dalam tulisnya dengan TransMadura.com melalui WhatsApp nya.

Pihaknya, menyatakan, wartawan tidak di ijinkan ikut terlalu jauh ke hutan, sebab cuaca ektrim. “Cuaca ekstrim sekitar 2 sampai 10 derajat,” ujarnya.

Baca Juga :   Pisah Sambut Dandim Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis, A. Md Pamit Setelah 1 Tahun 10 Bulan bertugas

Sementara itu, dilansir dari Antara, pasukan TNI Polri pada hari Rabu (12/5) lalu juga berhasil memukul mundur KKB yang melakukan penyerangan di Kampung Tagalowa.

Setelah itu, aparat gabungan mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiga buah bendera Bintang Kejora, satu buku cetak menuju Papua Baru oleh Dr. Benny Giay, empat buah kapak, tiga linggis, empat parang, satu palu, serta 46 anak panah dan satu busur.

“Pengejaran terus dilakukan oleh personel TNI/Polri setelah penguasaan kamp Wuloni,” kata Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy.

(Red)