banner 728x90

Test Wawancara Tiga Calon Dirut PD Sumekar, Bupati Sumenep Diminta Bersikap Objekrif

Test Wawancara Tiga Calon Dirut PD Sumekar, Bupati Sumenep Diminta Bersikap Objekrif


SUMENEP, (Transmadura.com) – tahapan seleksi calon Direktur PD Sumekar (Perusahan Daerah ) Kabupaten Sumenep sudah memasuki tahapan uji kompetensi test wawancara Bupati, Achmad Fauzi.

Dalam test wawancara Bupati  yang dikabarkan akan diselenggarakan besok Rabu, (21/12/2022), Timsel diminta objektif dan profesional dalam seleksi ketiga calon Direktur PD Sumekar.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari, bahwa Bupati harus bersikap profesional dalam memilih orang yang akan duduk pucuk pimpinan PD Sumekar.

“Saya berharap kepada Timsel melakukan fit and properties yang transparan yang akuntabel,” kata Juhari.

Dirinya meminta, bagaimana orang yang duduk dipucuk pimpinan PD Sumekar adalah orang betul betul bersih punya visioner rekam jejak perlu dipertimbangkan, tidak ada masalah sebelumnya.

Sehingga, menurut politisi PPP ini, PD Sumekar kedepan harus menjadi perusahaan daerah yang betul betul salah satu perusahaan yang mempunyai usaha inflasi punya masukan incam ke PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang jelas.

“Sementara ini kan tidak ada kontribusi kepada PAD, karena Pimpinannya kurang yang serius. Ini akan menjadi PR kepada Bupati untuk melakukan tes wawancara secara profesional dan Objekrif,” ungkap pria asal batang batang ini.

Baca Juga :   Tahun Ini, Petani Akan Banyak Beralih Tanam Tembakau, Gapoktan Minta Ketersediaan Pupuk Tercukupi

Sehingga perusahaan plat merah ini, harus dipimpin oleh orang yang punya kompetensi yang Visioner dan Calon Direktur harus punya kemampuan dalam management bisnis.

Oleh karena itu, Dirut PD Sumekar nantinya akan menjadi anak buah Bupati, pihaknya meyakini Bupati akan memilih Pimpinan PD Sumekar yang punya otoritas, akan memilih Dirut yang betul betul serius dan profesional.

“Karena pemilihan Dirut PD Sumekar adalah hak prerogatif Bupati. berharap dari Komisi II DPRD Sumenep Bupati tidak melihat apa dan siapa. Karena ini hak prerogatif Bupati yang menjadi pimpinan tertinggi di kabupaten bagaimana memilih orang punya otoritas tinggi yang serius punya kompetensi,” ujarnya.

Hal ini, akan menjadi penentu untuk membuktikan bahwa Bupati akan memilih yang betul mampu dan tidak akan bisa diintervensi pihak manapun dan ini sudah menjadi pengalaman Bupati dan akan sama dengan komisi II memilih yang betul serius.

Baca Juga :   Bupati Sumenep Serahkan Ratusan Sertifikat Tanah Gratis Nelayan di Dungkek

“Serius menjadi utama, serius tapi punya kompeten, apapun jeniusnya, apapun kemampuan mengelola ekonomi, tapi kalau tidak serius pasti tetap akan kocar kacir,” pungkas Juhari.

Iwan Utomo, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan SDM Setdakab Sumenep, selaku Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Dirut PD Sumekar mengatakan, ketiga calon telah memenuhi syarat hasil seleksi administrasi Timsel kabupaten,

Sehingga, Iwan menjelaskan dari tiga calon sudah memenuhi seleksi Timsel dan beberapa syarat syarat yang sudah terpenuhi, hingga sampai uji kelayakan dan kepatutan (UKK) di UNMER malang.

“Akhir acara insyaallah besok wawancara dengan Bupati,” terangnya.

Ditanya isu yang berkembang di publik terkait rekom, pihaknya tidak menampik juga mendengar, bahwa isu yang menggelinding sudah ada rekom calon kuatnya.

“Ya silahkan publik bebas beropini, hanya dari Panitia Seleksi (Pansel) akan bekerja lebih selektif dan profesional,” tutupnya.

Sementara tiga calon Dirut PD Sumekar yang akan mengikuti tahapan akhir test wawancara bupati, yakni, Hendri Kurniawan, Bambang Supratman, dan Abd Rahem.

(Red)