banner 728x90

RSUDMA Sumenep Terapkan Pelayanan Kesehatan Program UHC

RSUDMA Sumenep Terapkan Pelayanan Kesehatan Program UHC


SUMENEP, (Transmadura.com) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moh. Anwar, Kabupaten Sumenep, melakukan pelayanan prima. Masyarakat di kota keris ini dalam pelayanan kesehatan di Rumah sakit milik plat merah tidak perlu membawa KTP untuk berobat , namun cukup menghafal nomor induk kependudukan (NIK) ditunjukkan kepada petugas.

Hal itu disampaikan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr Erliyati, bahwa selama ini memimpikan pelayanan praktis dengan programnya adalah UHC (Universal Health Coverage).

“Dalam program tersebut pasien tidak direpotkan dengan persoalan administrasi, melainkan cukup menunjukkan NIK kepada petugas,” kata Erliyati. Sehingga, dengan adanya program UHC ini, dirinya menjelaskan lebih mudah dan seharusnya dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Sumenep, karena cukup bermodal NIK atau hafal NIK pasti kami layani,” jelas dr. Erlyati.

Baca Juga :   Sambangi Peternak Ayam, Babinsa di Saronggi Bantu Berikan Pakan

Sehingga, pihaknya menjelaskan masyarakat Kota Keris ini tidak boleh beralasan tidak mempunyai biaya untuk mendapatkan pengobatan di tempat kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit daerah. Sebab, komitmen rumah sakit dalam mewujudkan bismillah melayani benar-benar diterapkan dengan tepat, melalui program UHC (Universal Health Coverage) tersebut.

“Jangan sampai masyarakat Sumenep tidak bisa mengakses layanan kesehatan dengan alasan tidak punya biaya. Jika tidak tahu, cukup tanyakan kepada layanan kesehatan terdekat,” terangnya.

Menurut Erliyati, dengan NIK ini petugas dapat melakukan pengecekan lebih lanjut tentang keikutsertaan masyarakat pada layanan kesehatan yang diberikan oleh pemerintah. “Kalau NIK pasien itu tidak terdata di penerima Bantuan Iuran Nasional (PBIN) atau Penerima Bantuan Iuran Daerah, maka akan kami arahkan melalui UHC. Sebelum 1 kali 24 jam pasti selesai. Pokoknya masyarakat harus dilayani dulu,” tegasnya.

Baca Juga :   Puluhan Anak Usia Dini Antusias Ikuti Pengenalan Alutsista TNI di Kodim 0827/Sumenep

Pihaknya berharap, program pemerintah utamanya dalam sistem pelayanan kesehatan harus dimanfaatkan sesuai prosedur yang ada dengan kehadiran program pemerintah itu untuk mewujudkan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Orang yang sakit itu harus mendapatkan pelayanan yang lebih agar kesehatannya kembali normal. Kalau masyarakat sehat, semuanya akan baik-baik saja. Karena kesehatan masyarakat juga akan berdampak pada tarap ekonomi masyarakat,” tutupnya.

(Red)