banner 728x90

Program Bantuan Pendidikan Kemendikbud RI di Sumenep Diduga Fiktif

Program Bantuan Pendidikan Kemendikbud RI di Sumenep Diduga Fiktif


SUMENEP,  (Transmadura.com) – Program bantuan pendidikan di salah satu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang dikucurkan diduga fiktif.

Pasalnya, dana bantuan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) dari Kemendikbud RI Tahun 2022 melalui APBN pusat dengan anggaran sebesar Rp 100 juta untuk PKW bidang keahlian tata rias (Make up).

PKBM sebagai penyelenggara program bantuan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun 2022 untuk keahlian tata rias.

Sesuai data surat keputusan pejabat pembuat kometmen KKP PKW Direktorat Kursus dan Pelatihan Nomor : 0639/D3/PM.05.00/2022 tentang lembaga penerima bantuan pemerintah program PKW Tahun 2022 tahap VI yang ditetapkan di Jakarta 18 April 2022 dan ditandatangani langsung oleh PPK Kelompok Kerja Pengenbangan PKW Dr. Kastum. M.Pd.

Baca Juga :   Bupati Sumenep Memaknai Momentum Idul Adha Menebar Kebaikan

“Memang ada kegiatan PKBM di lembaga itu, tapi hanya diberi seragam dan foto-foto saja,” kata salah satu narsum saat turun ke bawah dan ditemui di rumahnya.

Bahkan realisasi dananya diduga tidak diberikan pada 25 peserta didik dengan biaya per peserta Rp 4 Jutaan. “Tidak dapat apa-apa, hanya seragam saja,” ceritanya.

Dikonfirmasi salah satu pengelola dari lembaga PKBM Sumenep tersebut, membenarkan dan belum memberikan keterangan secara detail. “Kerumah saja,” ungkapnya.

Dirinya juga mengaku, bahwa sebagian pengurus forum kabupaten. “Ya saya pengurus kabupaten.

(Asm/red)