banner 728x90

Posyandu Kemuning Kodim 0827/Sumenep Gelar Sub PIN Polio Putaran Kedua

Posyandu Kemuning Kodim 0827/Sumenep Gelar Sub PIN Polio Putaran Kedua


SUMENEP, (Transmadura.com)  – Posyandu Kemuning Kodim 0827/Sumenep bersama Nakes Puskesmas Pamolokan kembali menggelar Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.

Pelaksanaan Sub PIN Polio kali ini, adalah putaran yang kedua untuk anak usia 0-8 tahun.

Digelarnya SUB Pin Polio putaran kedua ini adalah untuk melengkapi imunisasi Polio yang diselenggarakan pada putaran pertama pada 19 Januari 2024 lalu. Dan Sub PIN Polio putaran kedua digelar hari ini, Kamis (22/2/2024).

Pada pelaksanaan Sub PIN Polio hari ini, dipantau secara langsung oleh Ketua Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0827/Sumenep Ny. Mita Donny Pramudya.

Di kesempatan itu, ia memberi langsung imunisasi kepada anak balita dan anak dari TK Kartika IV-87 Kodim 0827/Sumenep.

Baca Juga :   Garap 1 Hektar Lahan Tidur, Babinsa Inginkan Pulau Giligenting Jadikan Swasembada Pangan

Ny. Mita Donny Pramudya mengatakan, Sub PIN Polio putaran kedua yang di gelar Posyandu Kemuning berhasil mengimunisasi sebanyak 25 anak.

“Saya berharap semua anak-anak di Sumenep bebas dari Polio. Karena kita melihat dari efeknya apabila terkena Polio, dia bisa lumpuh seumur hidupnya, maka dari itu jika (imunisasi) sudah ikut, yang kedua juga harus ikut. Kalau yang pertama dapat, kemudian yang kedua nggak dapat, nanti nggak maksimal,” ujarnya.

Pihaknya juga menyampaikan kepada seluruh orang tua untuk tidak perlu khawatir atau ragu dengan imunisasi Polio ini. Sebab imunisasi ini aman bagi anak, dan baik untuk mencegah terjadinya kelumpuhan terhadap anak akibat penyakit Polio.

Baca Juga :   Cuaca Tak Menentu, Petani di Bluto Pilih Tanam Kacang Hijau di Bantu Babinsa

Menurutnya, efek dari Polio akan berdampak buruk bagi anak, kalau tidak dilakukan pencegahan sejak dini. Karena bila terjangkit, maka anak akan mengalami kelumpuhan total.

Tentunya, kelumpuhan itu akan akan berdampak tidak baik bagi masa depan anak-anak di Kabupaten Sumenep.

“Ini gejalanya cukup cepat ya, langsung lumpuh itu. Terkadang, orang tua itu tidak sadar, dianggapnya penyakit biasa, padahal efeknya adalah dia lumpuh. Kalau sudah lumpuh, tidak bisa disembuhkan, itu lah yang kita hindari, kita cegah,” Ketua Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0827/Sumenep Ny. Mita Donny Pramudya.