Tak Berkategori  

Petugas PLN “Abaikan” Seruan Pelanggan, Rumah Warga Miskin di Pragaan Ambruk

SUMENEP, (Transmadura.com) –
Sebuah rumah milik Misyah warga Desa Pragaan Saya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, ambruk akibat kabel PLN. Minggu, (13/03/2022).

Ambruknya atap rumah yang kodisi mulai rapuh diduga tidak mampu menahan beban kabel listrik PLN dari rumah tetangganya tertarik akibatnya roboh.

“Rumah saya mulai reyot, sudah tidak mampu menahan beban kabel listrik PLN,” kata.

Menurut wanita janda miskin ini mengaku, jika dirinya sudah memberitahukan kepada pihak PLN, bahwa kabel tersebut sudah membahayakan namun diabaikan.

“Sudah kami beritahu, kalau rumah saya sudah reyot tapi pihak PLN hanya bilang kapan-kapan akan di perbaiki dan kabelnya mau di pindah, tapi hanya dibiarkan saja akhirnya sampai roboh,” ungkapnya dengan wajah murung.

Pihaknya menjelaskan, robohnya rumah itu, mengakibatkan Asbis rumah tetangganya juga rusak. “Saya ini masih harus menggantinya,” ngakunya.

Sehingga, pihaknya tidak bisa menafsirkan kerugian, namun kondisi rumah dan dapur ambruk. “tidak bisa menafsirkan yang jelas rumah saya ambruk dan dapur saya,” ujarnya.

Pihaknya berharap, agar pihak PLN bertanggungjawab, karena ambruknya rumahnya akibat kabel PLN yang sebelumnya sudah disampaikan dan mengabaikan hal tersebut.

“Alhamdulillah kalau korban jiwa tidak ada. Tapi saya berharap pihak PLN bertanggungjawab,” tutupnya.

(Madu/Red)