banner 728x90

Mahasiswa BEM Sumenep Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM

Mahasiswa BEM Sumenep Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM


SUMENEP, (Transmadura.com) – Ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) di depan kantor DPRD setempat. Selasa (6/9/2022).

Sebelumnya para mahasiswa menyampaikan aspirasi di depan kantor pemerintah kabupaten Sumenep.

Salah satu orator dengan lantang menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM. ” Pasca Pandemi pemerintah semakin gila menaikkan harga BBM semakin mencekik masyarakat,” katanya.

Berdasarkan pantauan media ini, ratusan massa aksi dari BEM Sumenep juga tampak membentangkan tali membentuk bundaran di sepanjang Jalan Trunojoyo.

Mereka orasi bergantian sambil menunjukkan sejumlah poster ukuran kecil berisi tuntutan soal ketidakbecusan pemerintah yang telah menaikkan harga BBM.

Baca Juga :   Fogging, Upaya Kodim 0827/Sumenep Cegah DBD

“Jika ini yang dilakukan oleh pemerintah, maka jelas mereka tidak berpihak kepada rakyat. Sebab itu, mari kita teriakkan bersama tolak kenaikan harga BBM, kalau perlu turunkan juga Jokowi,” ungkap orator lain.

Untuk mengantisipasi jalan aksi, Polres Sumenep telah menerjunkan sedikitnya 200 personel yang terdiri dari anggota Polsek jajaran dan Polres.

“Totalnya semua sekitar 200 pasukan,” ungkap Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.

Diketahui, BBM yang diputuskan naik yakni Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter; Solar Subsidi naik dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter; dan Pertamax nonsubsidi dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

Baca Juga :   TNI Bantu Bangun Makadam, Mudahkan Akses Masyarakat

(Red)