Tak Berkategori  

Kodim 0827/Sumenep Terus Genjot Percepatan Vaksinasi Booster, Dukung Mobilitas Ramadhan dan Idul Fitri

SUMENEP, (Transmadura.com) – Percepatan vaksinasi COVID-19, baik dua dosis lengkap maupun booster, menurut Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Nur Cholis, A. Md dibutuhkan untuk mendukung aktifitas masyarakat pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H yang akan segera tiba.

“Pada saat mobilitas dan kegiatan masyarakat meningkat bulan ini dan bulan depan saat perayaan Idul Fitri, kita ingin perlindungan sudah lebih optimal,” tegas Dandim.

Seperti yang dilakukan saat ini oleh tim Poskesdim 0827/Sumenep pada pelayanan mobile vaksinasi covid-19 khusus boster di Terminal Arya Wiraraja Sumenep. Rabu (27/4/2022).

Ba Poskedim 0827/Sumenep Serma Supandi mengatakan, selain percepatan vaksinasi COVID-19, upaya membendung virus agar tidak masuk ke tubuh melalui penerapan disiplin protokol kesehatan juga penting guna mencegah lonjakan kasus COVID-19. Masyarakat diminta tetap menjaga protokol kesehatan (prokes).

“Ayo kita pertahankan bersama situasi penanganan COVID-19 yang membaik ini, dengan tetap menjaga prokes dan mempercepat capaian vaksinasi COVID-19. Semoga tidak terjadi lonjakan kasus pada bulan Ramadhan dan Idul fitri kali ini,” imbaunya sehabis pelaksanaan vaksin.

Sembari memvaksin masyarakat, ia juga mengajak masyarakat yang lewat sekitaran terminal agar segera melengkapi dosis primer dan vaksinasi booster bagi yang sudah mendapatkan kesempatan, tanpa memilih-milih merek vaksin COVID-19 yang digunakan.

Serma Supandi menambahkan, Pemerintah mengedepankan sikap berhati-hati dan tidak terburu-buru dalam menetapkan kebijakan terkait pandemi, khususnya pada lebaran nanti bagi para pemudik. Terkait hal itu, akselerasi vaksinasi COVID-19 masih merupakan salah satu tantangan yang harus dilewati Indonesia dalam penanganan pandemi.

“Pemerintah masih terus menggenjot capaian vaksinasi dosis primer secara lengkap, yakni dua dosis, serta dosis ketiga atau booster, khususnya saat lebaran nanti, pasti banyak pemudik dari luar daerah yang datang, dan kami tidak menginginkan ada kluster baru. Ini penting untuk menekan angka kematian,” tambahnya.

(Pendim0827)