Gubernur Jatim Serahkan Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS di Wisata Pantai Salopeng

Gubernur Jatim Serahkan Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS di Wisata Pantai Salopeng

SUMENEP, (Transmadura.com) –
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa timur bersama BAZNAS kabupaten Sumenep memberikan bantuan bedah rumah secara simbolis dan zakat produktif untuk modal usaha pelaku usaha ultra mikro di Pantai Wisata Salopeng, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu, (22/06/2022).

Acara digelar dengan tajuk “Pengabdian masyarakat bakti kesehatan dan bakti sosial TNI AL bersama FKG, UHT, FKG Unair, dihadiri Gubernur Jawa Timur, Pimpinan BAZNAS RI yang membawahi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A, Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

Penyerahan bantuan secara simbolis tersebut, diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pimpinan BAZNAS RI dan Ketua BAZNAS Jawa Timur.

Ketua BAZNAS Jawa Timur, Roziki mengatakan, pemberian zakat produktif modal usaha dan batuan bedah rumah itu betul betul kategori miskin.

Baca Juga :   Dandim Menghadiri Upacara Hari Bhayangkara Ke 76 di Polres Sumenep

“Kalau bedah rumah sasaran nya pada mereka memang tidak punya siapa siapa termasuk kategori miskin yang sangat miskin rumahnya tidak layak,” katanya disela sela acara.

Menurutnya, bantuan bedah rumah dari BAZNAS ini, dirinya berharap bisa dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat.

“Kita beri bantuan dari BAZNAS, dengan dana terbatas, harapan bisa dikerjakan dengan gotong royong,” ungkap Roziki

Dirinya memaparkan, bahwa bantuan bedah rumah rumah dengan uangnya sebesar 17, 5 juta per unit diberikan material, sehingga yang penting rumah itu layak untuk ditempati, selebihnya bisa gotong royong. “begitu prinsipnya,” paparnya.

Sedangkan dana bedah rumah kategori miskin adalah sering, bantuan dari BAZNAS provisi sebesar 12, 5 juta dan BAZNAS Kabupaten Sumenep sebesar Rp 5 juta. sehingga total Rp 17,5 juta.

Baca Juga :   Pemkab Sumenep Akan Tindaklanjuti SPBU Menjual BBM ke Jerigen

“Penerima bedah rumah dari BAZNAS untuk kepulauan 2 unit, daratan 8 unit jadi semua 10 unit,”

Selain itu, bantuan zakat produktif ini, diberikan kepada pelaku usaha ultra, seperti usaha pentol, tambal ban dan jualan rujak. “tujuan kita membantu jangan sampai terjerat pinjaman rentenir dan biasanya usaha itu rentan sekali dengan rentenir,” harapnya.

Sehingga, dengan bantuan sebesar Rp 500 ribu per orang itu, pihaknya berharap bisa memperpanjang usahanya dan tidak terjerat rentenir. “Rentenir kan bunganya tinggi, akhirnya tidak habis habis malah numpuk,”

Roziki menjelaskan, dengan bantuan tersebut bisa mengurangi yang berkaitan dengan rentenir dan hari ini BAZNAS menyiapkan 150 orang penerima Zakat produktif. “Yang hadir hadir 100 orang, selanjutnya bisa secara bertahap diajukan lagi,” tutupnya.

(Asm/red)