banner 728x90

Dua SPBU Milik PT WUS Mangkrak, Penggunaan Uang Negara Dipertanyakan

Dua SPBU Milik PT WUS Mangkrak, Penggunaan Uang Negara Dipertanyakan


SUMENEP, (Transmadura.com) – Keberadaan dua SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) milik PT Wirausaha Sumekar (WUS) sampai detik terkesan masih mangkrak. Pasalnya, dua POM Bensin sampai saat ini belum dioperasikan, padahal bangunan tersebut sudah lama berdiri.

Dua pom bensin yang menjadi aset PT WUS itu, berada di Kecamatan Lenteng dan Kecamatan Batang-batang. Saat ini kedua SPBU ini sudah berdiri kokoh, namun belum melayani pembelian BBM (Bahan Bakar Minyak) kepada masyarakat lantaran belum beroperasi.

“Aneh juga bagi saya, sampai detik ini dua pom bensin ini milik PT Wus ini kok belum belum beroperasi. Bangunannya kan sudah ada,” kata anggota komisi II DPRD Sumenep Masdawi.

Baca Juga :   Perbarui Jalan Desa, TNI dan Warga Kerja bakti Ratakan Batu Kerikil di Desa Talang

Sebab, sambung dia, jika semakin lambat dalam pengoperasiannya, maka juga berpengaruh kepada pendapatan dan pengembalian modal usahanya.

“Semakin lama bisnis tidak dijalankan kan menjadi mubazir, apalagi ini berkaitan dengan uang negara,” ucapnya.

Politisi Partai Demokrat ini menuturkan, pihaknya mendesak adanya kepastian pengoperasian pom bensin ini.

“Kami berharap uang negara tidak terlalu lama menguap dalam bentuk bangunan. Jadi, hendaknya segera dieksekui saja agar cepat dinikmati masyarakat,” tuturnya.

Direktur PT Wus Moh Reza menjelaskan, jika dalam waktu dekat akan segera dioperasikan, karena ada hal yang perlu diselesaikan. “Mungkin dalam tiga bulan ke depan kami target sudah bisa dioperasikan,” katanya kepada media saat ini saat berada di gedung dewan.

Baca Juga :   Bulan Bung Karno, Dandim Sumenep Hadiri Gelaran Do'a Bersama

Ditanya soal titik SPBU, Reza menegaskan jika penempatan pom bensin itu bukan wewenangnya. Melainkan bagian dari kebijakan pihak pertamina.

“Kan yang punya titik pertamina. Mereka kan sudah tahu petanya. Jadi bukan kami,” tutupnya.

(Asm/red)