banner 728x90

Pegelolaan Perhutani Wilayah Madura Timur Mins, PMKP Jadi Pioner


SUMENEP, (TransMadura.com) -Peresmian Pabrik Minyal Kayu Putih (PMKP) di Wilayah KPH timur, Desa Lalangon, Kecamatan Manding, Sumenep Madura, Jawa Timur, kamis (10/9/2020).

PMKP tersebut, langsung diresmikan Kadisvre Unit Jawa Timur, Dano Hermawan, yang dihadiri ADM KPH Madura Rum Hayati, Asper BKPH Madura Timur, BKPH Kangean Barat, dan ADM baru Bidia Herawan, LMDH Lalangon dan seluruh jajaran KPH madura Timur.

banner 728x90

Kepala Divisi Regiaonal (Kadivre) Jawa Timur, Oman Suherman, mengatakan, bahwa pabrik ini bagi dirinya pabrik terjelek, namun pabrik itu hanya dijadikan pioner.

Peresmian pioner PMKP (Pabrik Minyak Kayu Putih) mandiri ini dengan harapan mendorong penanaman kayu putih di kawasan hutan atau diluar kawasan hutan.

Baca Juga :   FIES Students Sweep Regency-Level Championship at The 2026 KURVA Olympiad

“Kalau melihat potensi dan situasi tanah di madura ini spesies yang cukup tepat kalau tidak jati kayu putih dari sisi kehutanan,” katanya.

Pabrik ini, lanjut Suherman, hanya sebagai pembuka untuk memperluas kayu putih yang ada di madura yang nantinya bisa memberikan kontribusi ekonomi lebih baik. ” Karena selama ini pendapatan di madura mins sekian puluh tahun tidak pernah plus, tapi kami tetap hadir disini untuk memjaga kelestaraian,” ungkapnya.

Sehingga, kehadirannya, kata dia, tidak selamanya mau tidak mau hutannya harus lestari. Akan tetapi juga ekonominya kita di dapat.

“kami ingin membuktikan dulu dengan pabrik minyak kayu putih ini, kalau dikelola dengan bagus nantinya menguntungkan kepada perusahaan, namun juga kepada masyarakat,’ ucapnya.

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

Sementara, selama ini, jelasnya, di madura itu, hanya focus kepada jati, tapi juga tanaman kayu putih dan tanaman lainnya. “Kami harap dorongan kalau saya lihat dari kondisi rilnya dilapangan, potensi kayu putih, jati dan lainnya,” tutupnya.

(Asm/Red)

banner 336x280

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *