Home / HUKUM / Polres Sumenep, Rela Patungan Pencegahan Covid-19, Suntikan Dana Pemkab?

Polres Sumenep, Rela Patungan Pencegahan Covid-19, Suntikan Dana Pemkab?

SUMENEP, (TransMadura.com) – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pencegahan, penanggulangan penyebaran covid-19 menganggarkan sebesar Rp95 miliar lebih.

Berbeda kondisi di internal Kepolisian Polres Sumenep, hingga saat ini belum mendapat anggaran khusus pengamanan dalam rangka menanggulangi penyebaran virus corona.

Untuk melengkapi kebutuhan saat pengamanan misalnya, setiap anggota harus rela menyisihkan rizki yang mereka didapat. Setiap pagi ada kotak amal yang disedikan bagi anggota untuk ikut andil mengumpulkan dana.

Pengumpulan dana dilakukan usai apel pagi di halaman Mapolres Sumenep. Tidak tanggung, hasil donasi dari sejumlah anggota Polri bisa mencapai jutaan rupiah.

“Jadi terkait pencegahan covid, kami bersama Anggota Polri berusaha keras melengkapi diri dengan kelengakapan APD (alat pelindung diri) secara swadaya. Setiap pagi ngisi kotak amal,” kata AKP. Widiarti, Kasubbag Humas Polres Sumenep,

Sementara untuk anggaran pengamanan, seperti melakukan pengamanan di posko Covid-19 dan kegiatan patroli kata dia, menggunakan menggunakan anggaran rutin yang melekat di internal kepolisian. “Kalau yang digunakan pengamanan, untuk kegiatan anggota dilapangan menggunakan anggaran rutin patroli,” ke lokasi-lokasi posko dan sejumlah tempat,” jelasnya.

Ditanya apakah saat ini ada bantuan dana dari Pemerintah Daerah?, Widi mengaku belum ada. Dia menduga anggaran dari Pemerintah Daerah untuk pengamanan dan yang lain dalam rangka menanggulangi penyebaran Covid-19 di internal Kepolisian masih dalam proses.

“Dari pemerintah belum ada, kita nunggu proses di Pemkab, kan ini butuh proses, karena ini mendadak tidak bisa langsung sekarang-sekarang juga. Semuanya perlu proses dan waktu,” jelasnya.

Hingga Selasa, 21 April 2020 Kabupaten Sumenep merupakan satu diantara kabupaten lain di Jawa Timur yang tetap berada dizona hijau. Itu disebabkan karena belum ada satu warga yang dikonfirmasi terpapar virus asal China tersebut, meski jumlah orang dalam resiko (ODR) bisa dibilang lumayan banyak.

(Nofika/Red)

Spread the love

About tmadm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Proses Izin Usaha, Sikap Investor Memiliki Program Seiring Dengan Pemkab Sumenep

SUMENEP, (TransMadura.com) – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura akan mempermudah izin bagi ...