Transmadura.com, Sumenep –
Terkait bencana longsor di kabupaten Sumenep, Jawa Timur, cukup banyak yang terjadi di wilayah kecamatan
Selama dua bulan terakhir sejak Januari sampai Februari 2017. bencana longsor mencapai hingga 30 kejadian di beberapa wilayah.
Menurut Kabit Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Syaiful Arifin mengatakan,“Selama dua bulan ini, bencana longsor Kabupaten Sumenep cukup sering terjadi. Bahkan, sudah mencapai 30 Kejadian yang menyebar. Ada Peningkatan sekitar 15 persen. Katanya kamis 2/03/2017.
Dia mengungkapkan, lokasi terjadi longsor memang cukup banyak. Bahkan, yang tidak pernah terjadi, malah tahun ini ada longsor. “ Seperti di Desa Batuampar, Kecamatan Guluk-Guluk, dan Desa Soddere Kecamatan Pasongsongan. Yang jelas kami baru menangani empat titik,” ungkapnya dengan nada serius.
Dia menuturkan, bencana longsor itu terjadi karena faktor alam, dan juga karena ulah manusia. Di mana banyak pohon yang ditebang. “Sehingga, penguatan dipastikan berkurang. Sehingga, akan mudah terjadi longsor,” tuturnya.( Asm/hy)














