banner 728x90
Hukum  

Pelaku Penjarahan Besi Bangkai KM Mutiara Sentosa 1 Mulai Jelas


Transmadura.com, Sumenep —
Besi bangkai Kapal Motor Mutiara Sentosa 1 yang diduga dijarah oleh warga Kecamatan Pulau Masalembu, Sumenep, Madura, Jawa Timur, kini mulai terkuak. dari beberapa tudingan warga, bahwa, penjarahan besi kapal mutiara sentosa 1 ada keterlibatan oknum sahbandar.

Supandi, Salah satu warga Desa Suka Jeruk, Kecamatan Masalembu, Sumenep, menyampaikan, dengan besi bangkai Kapal dilaut perairan masalembu yang berjarak beberapa mil dari daratan itu yang diambil warga setempat.
“Saya melihat sendiri besinya sudah ada didaratan,” katanya.

Menurutnya, dengan penjarahan besi bangkai kapal itu, ia menduga ada keterlibatan oknum sahbandar. Sebab tidak mungkin warga mengambil tanpa ada yang menyuruh. “warga tidak mungkin berani mengambil tanpa ada yang menyuruh, saya menduga ada pihak sahbandar yang terlibat,”ungkapnya.

Secara terpisah, pihak sahbandar yang nama mintak dirahasiakan, membantah dengan tudingan warga. bahwa dalam penjarahan itu ada keterlibatan pihak sahbandar.
” itu tidak benar lah apa yg di katakan warga, bahwa ada dugaan ikut campur tangan salah satu oknum sahbandar dalam penjarahan besi kapal KM mutiara sentosa.

“saya memang tidak tau kejadiannya mas,, dan bentuk besi yg di ambil juga saya tidak tau, katanya. Senin 24/07/2017.

Ia memaparkan, dalam penjarahan besi bangkai kapal motor mutiara sentosa itu, mendapat informasi dari salah satu pekerja besi. ” justru saya mendapat beberapa informasi dari salah satu perkerja besi itu. bahwa yg mengambil besi itu salah satu warga masakambing dan di suruh oleh salah satu warga Desa kramian, dan pekerja yang mengambil besi itu cuma di kasih upah dua ratus ribuh mas,” jelasnya.

Kapolsek Masalembu Marjito saat dikonfirmasi lewat telepon selulernya mengatakan, memang ada informasi gembok pintu kapal yg sudah di Polisline, rusak. dan Kapolres Sumenep, memerintahkan supaya kasus tersebut diselidiki.

“Gembok kapal mutiara sentosa itu rusak, belum tau persis seperti apa nanti saya cek lagi lagi kekapal kalau saya datang. Memang pak Kapolres memerintahkan untuk menyelidiki kasus tersebut, karena sementara saya masih didaratan, katanya.( hasan/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *