Tak Berkategori  

Fasilitas Taman SIDING PURI Dibiarkan Rusak, BPD Parsanga Menyoal

SUMENEP, (TransMadura.com) –
Taman Siding Puri di Desa Parsanga, Kecamatan Kota, Sumenep, Madura, Jawa Timur, di keluhkan warga setempat. Pasalnya, tempat mainan tersebut yang dibangun pemerintah kabupaten fasilitas banyak yang rusak kelihatan tidak terawat.

Ketua BPD Desa Parsanga, Rusman Hariyanto, mengatakan, bahwa taman main Siding Puri ini kondisinya tidak terawat. “Ini taman tidak ada perawatan, dibiarkan fasilitas banyak yang rusak,” katanya.

Padahal, taman main Siding Puri ini dibangun pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya ( DPRKP dan Cipta Karya) Kabupaten Sumenep, namun saat ini dibiarkan banyak fasilitas patah.

“Harusnya ini terawat, agar azas mamfaat itu, karena anggaran itu pastinya besar jangan sia sia,” ungkapnya.

Sehingga, pihaknya berharap taman mainan itu jangan dibuat mubazir, jangan hanya bisa merencanakan tapi tidak bisa merawat.

“Tempat mainan itu berdiri di tanah percaton, apakah yang merawat Pemkab, apakah pemkab hanya sebatas membangun saja, karena kelihatannya ini sudah ada yang patah tempat mainannya,” ucapnya.

Sementara, Kepala Bidang Penataan Perumahan Dinas PRKP dan Cipta Karya) Sumenep, Indra Wahyudi Menyampaikan, taman mainan Sidang Puri itu memang benar dibangun tahun 2018, namun hal itu sudah pernah diperbaiki bukan dibiarkan.

“itu sudah pernah diperbaiki, tapi fasilitas banyak yang rusak karena lampu itu ada yang melempar akhirnya banyak yang pecah,” ungkapnya,”

Indra menuturkan, untuk tahun ini tidak bisa diperbaiki, sebab saat ini terkendala tidak ada anggaran dan khusus pertamanan akan di alihkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Kita sekarang ini tidak punya anggaran, untuk semua pertamanan akan diserahkan ke DLH, ini masih dalam proses,” jelasnya.

Sehingga, lanjut Indra, taman Suding Puri itu tidak hanya diperbaiki melainkan juga kesadaran dan peran serta masyarakat untuk ikut andil menjaga dan merawat.

“Kalau kita tidak memulai dari kesadaran, untuk saling menjaga, karena fasilitas seperti lampu banyak pecah akibat dilempar batu,” tutupnya.

(Asm/red)