banner 728x90

Dituduh Pengurus Parpol, Ini Pengakuan Imam PPS Lapa Daya

Dituduh Pengurus Parpol, Ini Pengakuan Imam PPS Lapa Daya


SUMENEP, (Transmadura.com) – Menyeruak kabar adanya isu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur telah melantik salah satu pengurus partai politik (Parpol) sebagai Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu 2024.

Salah satunya yang disebutkan atas nama Imam. Dia dilantik oleh KPU Sumenep sebagai PPS di Desa Lapa Daya, Kecamatan Dungkek, Sumenep pada 24 Januari 2024 lalu.

Meski telah tertuduh, Imam tetap santai dan tetap menjalankan tugasnya sebagai bagian dari penyelenggara Pemilu 2024. Sebab, tuduhan tersebut tidak benar.

“Sudah jelas semua, dan datanya (data dirinya sesuai KTP) sudah kami kirim. Memang namanya persis sama, yakni sama-sama Imam. Tapi NIK berbeda,” kata Imam saat dikonfirmasi media ini.

Baca Juga :   TNI Bantu Petani Perbatasan Cabut Bibit Padi, Persiapan Tanam Periode Kedua

Menurut Imam, tidak hanya NIK yang beda melainkan alamat yang tertera dalam KTP dirinya dengan Imam yang saat ini menjadi pengurus Parpol juga beda.

“RT RW dan dusun beda, cuma satu desa,” jelas dia.

Bahkan sambung dia, dirinya telah mengklarifikasi kepada ketua ranting Parpol. “(Ketua ranting) mengakui juga bawa Imam yang menjadi pengurus itu bukan saya, melainkan Imam yang satunya,” jelas Imam.

Lebih lanjut Imam mengaku selama ini tidak pernah bergabung apalagi menjadi pengurus Parpol. Selain karena tidak berminat, juga dirinya menyadari akan berkarir di dunia penyelenggara Pemilu maupun Pemilihan.

Bahkan Imam mengaku tidak hanya tahun ini menjadi badan adhoc, melainkan sudah sejak tahun 2014 lalu dan sebelum juga pernah menjadi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPS).

Baca Juga :   Dandim Sumenep Ikut Jalan Sehat dan Senam Massal Bareng Bupati dan Wabup 

Sebelum mendaftar sebagai PPS lanjut dia, dirinya telah mengkroscek namanya pada Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL), dan hasilnya tidak tercatat sebagai anggota Parpol.

“Di SIPOL aman. Sebelum daftar sudah saya cek. Jadi, tidak mungkin saya masuk pengurus Parpol,” kata Imam menegaskan.

Sebelumnya, diberitakan disalah satu media online yang menyatakan Imam Desa Lapa Daya yang telah dilantik sebagai PPS untuk Pemilu 2024 sebagai pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pengakuan Imam tudingan tersebut dinilai tidak benar. Karena di desanya ternyata terdapat dua orang dengan nama yang sama.

(Asm/red)