Home / NUSANTARA / Dandim 0827 Sumenep : Pemilu 2019 Netralitas TNI Harga Mati

Dandim 0827 Sumenep : Pemilu 2019 Netralitas TNI Harga Mati

SUMENEP, (TransMadura.com) –
Dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Komandan Kodim (Dandim) 0827 Sumenep, Letkol Inf. Ato Sudiatna menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya kabupaten sumenep, Madura, Jawa Timur, agar memberikan hak suaranya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Legislatif 2019 ini.

“Kita hanya ditugaskan untuk bisa mengimbau atau mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam pemilu tersebut. Paling tidak, memberikan hak suaranya,” katanya saat ditemui diruang kerjanya.

Pimpinan Kodim 0827 ini, juga mengimbau kepada masyarakat memberikan partisipasi hak suara dan menjadi acuan pada pilkada serentak kemarin sampai mencapai 70 persen. ” Pilkada kemarin, tingkat partisipasi masyarakat hak suara masih lumayan besar,” ungkapnya.

Lanjut Ato Sudiatna, tetap akan berupaya menjaga kenetralitasnya terhadap anggota TNI Kodim 0827 pada pemilu nanti. Akan tetapi, untuk keluarga atau istri TNI tetap punya hak mencoblos memberikan hak suara.

“Kami tetap akan berupaya menjaga kenetralitasan, bahkan TNI dikasi bekal dengan buku saku untuk menjadi pegangan kenetralan,” ucapnya.

Dia menegaskan, anggota TNI yang tidak netral akan diberi sanksi administrasi sampai pemecatan kalau ketahuan tidak netral sesuai pelanggarannya.” Netral itu harga mati, bagi Anggota yang tidak netral sampai dilakukan pemecatan sesuai keterlibatannya. apalagi sampai mengarahkan akan ada pertimbangan pimpinan tingkat sangsi. NKRI harga mati,” tegasnya.

Sehingga, TNI siap melaksanakan pengamanan. Sebab, TNI sifatnya hanya perbantuan pengamanan Pemilu. “Kami siap melaksanakan tugas dalam perbantuan pengamanan pemilu, Netral harga mati,” tandasnya. (Asm/Red)

Spread the love

About tmadm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Takut Suami, Wanita di Sumenep Pura – Pura Dirampok Hingga “Pingsan”, Warga Resah

SUMENEP, (TransMadura.com) – Warga Desa Pamolokan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibuat panik ...