banner 728x90

Sumringahnya, Petani Jagung Dibantu Babinsa Koramil 0827/01 Kota


Sumenep, (Transmadura.com) –
Ibu kotimah tampak sumringah, semangatnya terus membungkah pada usianya yang memasuki 63 tahun. Senyum selalu menghiasi wajah Ibu empat anak dan tiga cucu tersebut. Ibu kotimah, salah seorang petani
di Desa Gelugur, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura-Jawa Timur. Rabu, (15/11).

Pada saat bersama Babinsa Kormail 01/ Kota Kopda Adi Wahyu, Ibu Kotimah tak henti-hentinya menghaturkan puji syukurnya kepada Tuhan, Pasalnya dia di bantu Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 01/Kota, yang sekaligus sebagai tugas penyuluh dampingi PPL yang mau terjun langsung ke ladang dalam mendampingi petani sebagai upaya meningkatkan hasil produksi panen yang maksimal demi mensukseskan Ketahanan Pangan melalui Swasembada Pangan seperti yang dicanangkan oleh Pemerintah.

banner 728x90

Ibu Kotimah juga menuturkan, tak ingin patah semangat, apalagi ia tak punya pekerjaan lain selain bertani, sejak kecil sudah bekerja di ladang dan sawah sebagai petani sebagaimana umumnya warga Desa Gelugur lainnya.

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

Kerja keras harus saya lakoninya sembari terus putar otak agar tingkat kesuburan tanah serta tanamannya saya bisa membuahkan hasil panennya yang bagus. Terbersit pikiran membiarkan ladangnya menganggur selama satu musim panen, akan tetapi setelah turunya Babinsa Glugur ini Ibu Kotimah mendapat pencerahan tentang bagaimana cara mendapatkan hasil panen Jagung yang bagus, karena saya yakin sedikit banyak pasti pak Babinsa sudah mendapatkan pelatihan tentang pertanian. “Kata Ibu Kotimah”.

Babinsa Glugur Kopda Adi menjelaskan bahwa
terdapat beberapa hal yang harus di perhatikan dalam meningkatkan hasil panen Jagung antar lain: Penggunaan Benih yang bermutu, Penentuan Jarak Tanam, Pemeliharaan tanaman dalam proses pemupukan, serta penanganan pascapanen yang baik.

Baca Juga :   Baru 20 Tambak Udang  di Sumenep Mengantongi Dokumen Lingkungan

“Tanaman Jagung juga penting dalam penunjang kebutuhan sehari-hari selain padi (nasi), jadi kita harus bisa melestarikan Budidaya tanam Jagung”, Imbuhnya.

“Pemeliharaan tanaman Jagung merupakan bagian terpenting serta upaya untuk meningkatkan hasil panen yang memuaskan, seperti yang kita lakukan ini diantaranya tahapan Pemupukan dengan memberikan pupuk jenis anorganik jenis Urea pada saat umur tanaman memasuki 3-4 minggu dan 6-8 minggu setelah tanam dengan cara disebar”, Terang Kopda Adi Wahyu. (Man/Irwan)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *