banner 728x90

Kodim Sumenep Selenggarakan Giat Binsiap Apwil Dan Puanter


Transmadura.com, Sumenep – Guna meningkatkan kesiapan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan Teritorial bagi Babinsa yang merupakan Garda terdepan dalam tugas kewilayahan bagi  TNI- AD    maka perlu di bekali kemampuan dan ilmu teritorial agar mampu melaksanakan tugasnya sesuai dengan situasi dan kondisi wilayah.

Untuk itu Kodim 0827/Sumenep melaksanakan Pembinaan dan pembekalan terhadap anggota Babinsa se jajaran. Senin (27/2/2017)

Pasi Ter Kodim 0827/Sumenep Kapten Inf. Suratman sebagai penyelenggara kegiatan Binsiap Apwil dan Puanter menyampaikan, ini merupakan Program kerja bidang Teritorial pada Triwulan I TA. 2017 yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan Pembinaan Kesiapan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan Territorial dalam melaksanakan tugas pemberdayaan wilayah pertahanan darat melalui Binter untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja, sekaligus menjadi landasan dalam menetapkan tujuan bersama yang ingin dicapai, dalam mencapai sasaran bagi terwujudnya Ruang, Alat dan Kondisi Juang serta Kemanunggalan TNI-Rakyat yang tangguh dalam rangka mendukung Pertahanan Negara Aspek Darat,” ungkapnya.           

banner 728x90

Dalam pelaksanaanya, 225 anggota Koramil se Jajaran Kodim 0827/ Sumenep dibekali berbagai materi  antaranya Sikap Teritorial, 5 Kemampuan Teritorial, 3 Metode Binter, Penanggulangan Bencana Alam dan Penanganan Terorisme.‎

Baca Juga :   Project Showbiz FIES 2025, Panggung Keberagaman Nilai Persatuan

Kegiatan ini bertujuan membentuk sikap insan teritorial dengan cara memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung didalam sikap teritorial yang benar dalam pelaksanaan tugas selaku aparat Komando Kewilayahan serta memberikan pemahaman tentang Pengumpulan Data Teritorial, Analisa Kejadian, Penyusunan Rencana Kegiatan Binter, Laporan Kegiatan Binter dan bagaimana cara melakukan penanggulangan bencana serta penanganan Terorisme Sehingga dapat diimplementasikan di lapangan.

Kapten Inf. Suratman menambahkan sebagai aparat kewilayahan  agar senantiasa bekerjasama mulai dari tingkat desa sehingga dengan adanya kerjasama maka data dan pelaporan yang kita dapatkan akan betul – betul valid, sehingga akan mempermudah dalam membuat rencana kegiatan, menganalisa suatu kejadian dan mampu mengklasifikasikan wilayah masing-masing,” pungkasnya. (Asm/hy)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *