Home / SAMPANG / Masyarakat Nagasari Timur Pertanyakan Keberadaan Proyek Embung?

Masyarakat Nagasari Timur Pertanyakan Keberadaan Proyek Embung?

SAMAPANG, (TransMadura.com) – Masyarakat blu’uran, Dusun Nagasari Timur, Kecamatan Karang Penang, Sampang, mempertanyakan proyek embung. Pasalnya, beberapa masyarakat merasa di daerah setempat merasa di bohongi oleh aparatur desa dan pihak pemerintah, terkait beredarnya berita yang di muat DPMD sampang (dpmdsampang@gmail.com), pada bulan november, tanggal 28, tahun 2018 dengan berjudul berita “warga desa blu’uran bangun embung dari kemendes”. Rabu 13/02/2019.

Dari berita yang beredar tersebut berisi bahwa “Blu’uran perharinya warga yang membantu proses pembangunan embung mendapatkan upah dan pelaksanaannya mulai Bulan November – Desember 2017 dan rampung 100 persen.

“Warga Desa Blu’uran untuk membangun embung ini sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat lokal”, Kata M. Samsudin salah satu PLD desa tersebut.

Namun pernyataan tersebut, di tepis oleh warga nagasari timur, menurutnya berita yang beredar adalah berpotensi kebohongan publik, sebab masyarakat tidak pernah merasakan proyek embung dan tidak pernah merasa jadi pekerja dari proyek tersebut.

” Proyek itu tidak layak, jangankan di fungsikan untuk kebutuhan masyarakat, di gunakan di salah satu pondok saja di daerah nagasari timur tidak memadai” Ucap R. Mustofa salah tokoh di dusun nagasari timur, desa blu’uran kepada transmadura.com

Ia juga menambahkan, menurutnya keberadaaan proyek embung itu terindikasi hanya proyek formalitas saja, sebab masyarakat tidak pernah merasa terbantu dengan adanya proyek embung itu.

“Saya selaku masyarakat dusun nagasari timur tidak pernah merasakan manfaatnya dari proyek embung tersebut, karena proyek embung tersebut tidak bisa menampung air di musim kemarau, padahal itu sebagai asupan masyarakat yang sangat di harapkan” Tukasnya. (Basri/Red)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*