banner 728x90

Komisi III DPRD Sumenep Memastikan Perbaikan Jembatan Meddelan Target 15 Hari Selesai

Komisi III DPRD Sumenep Memastikan Perbaikan Jembatan Meddelan Target 15 Hari Selesai


SUMENEP, (Transmadura.com) – Perbaikan Jembatan yang ambruk di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, pekerjaan 15 hari harus selesai. Pasalnya, jembatan yang menghubungkan tiga desa, yakni Desa Sindir, Menddelan dan Desa Cangkreng, sangat diharapkan masyarakat cepat selesai.

Hal itu disampaikan Ketua komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Dul Siam, bahwa saat ini sudah dimulai pekerjaannya.

“Targetnya 15 Desember selesai. Jika dihitung dari sekarang, 15 hari kerja itu waktu yang cukup dalam melakukan perbaikan jembatan itu,” kata Dulsiam.

Menurutnya, perbaikan jembatan yang menggunakan anggaran Perubahan APBD (APBD-P) tahun 2022 sebesar Rp 200 juta itu sudah dimulai pekerjaannya. Sebab berdasarkan penjelasan dinas PUTR itu akan dikerjakan sesuai dengan waktu yang ada.

Baca Juga :   Tingkatkan Produktivitas Tanam, Babinsa dana Masyarakat Bangun Saluran Irigasi

“Sepertinya lokasi jembatan ambruk itu sudah terdapat tumpukan bahan material berupa batu kapur dan batu gunung.
Bahkan, kami optimis pekerjaan perbaikan jembatan itu 15 hari harus bisa selesai,” ungkapnya.

“Penjelasan dari Dinas PUTR Seperti itu. Harapan saya perbaikan jembatan itu selesai sesuai dengan surat perintah kerjanya (SPK)” harapnya.

Sehingga, aspirasi masyarakat terkait jembatan ambruk itu sudah kami lakukan. Sebab hal itu sangat menganggu akses aktifitas yang harus diprioritaskan.

“Makanya dewan minta pemerintah untuk menganggarkan pembangunan jembatan ambruk itu melalui APBD-P. Sebab APBD murni sudah selesai plotingnya, makanya dianggarkan di anggaran perubahan,” tutupnya.

Moh. Hayat, tokoh masyarakat desa Menddelan mengapresiasi DPRD dan Dinas terkait bisa mendengarkan aspirasi masyarakat upaya yang dilakukan gerak cepat memperbaiki jembatan ambruk.

Baca Juga :   Babinsa Bantu Penyiangan Gulma Tanaman Cabai di Rubaru

Sehingga, langkah DPRD sudah dibuktikan tidak sekedar wacana, karena jembatan tersebut, sangat dibutuhkan selama ini terganggu. “Kami berharap pekerjaan itu cepat selesai, agar akses jembatan lintas tiga desa itu kembali normal,” tutupnya

(Asm/red)