banner 728x90

Dandim 0827/Sumenep Menghadiri Pagelaran Kolosal Prosesi Pelantikan Arya Wiraraja

Dandim 0827/Sumenep Menghadiri Pagelaran Kolosal Prosesi Pelantikan Arya Wiraraja


SUMENEP, (Transmadura.com) – Dandim 0827/Sumenep Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi, S.E. didampingi Ketua Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0827/Sumenep Ny. Mita Donny Pramudya Mahardi menghadiri pagelaran kolosal dan prosesi pelantikan Arya Wiraraja menjadi Adipati Sumenep dalam rangkaian perayaan Hari Jadi ke-753 Kabupaten Sumenep.

Kegiatan berlangsung Taman Adipura, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep dihadiri Forkopimda Kabupaten Sumenep, Danpomdam V/Brw Kolonel Cpm Reza Mohammad Husen Nasution, Pimpinan OPD Kabupaten Sumenep dan undangan lainnya. Sabtu (29/10/2022).

Prosesi pelantikan Arya Wiraraja didahului dengan tarian kolosal melibatkan ratusan siswa Sumenep. Tarian tersebut merupakan sambutan gembira terhadap datangnya pemimpin baru Sumenep, Arya Wiraraja.

Arya Wiraraja dilantik oleh Prabu Kertanegara sebagai Adipati pertama Sumenep pada pada 31 Oktober 1269. Sejak tahun 1269, Sumenep berdiri dengan bentuk kerajaan. Baru pada tahun 1929 berubah menjadi kabupaten. Sampai saat ini, Sumenep telah dipimpin 35 raja dan 16 bupati.

Baca Juga :   Jaktrada Arah Kebijakan Strategis Pemkab Sumenep Pengurangan Sampah Rumah Tangga

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, S.H.,M.H dalam sambutannya mengatakan, prosesi pelantikan Arya Wiraraja tersebut mampu mencerminkan keagungan Sumenep pada masanya.

“Kemudian masa demi masa, para pemimpin Sumenep ini berkomitmen memajukan dan memakmurkan Sumenep dengan semangat ikhlas, berkaca pada spirit pendahulu yang telah membuat fondasi kuat untuk membangun Sumenep,” ujarnya.

Menurut Bupati, sejarah, budaya, dan tradisi akan mengikat bangsa dalam persatuan dan kesatuan. Ia meyakini, tanpa kebudayaan, pembangunan akan kehilangan spirit dan ruh.

“Mari kita bersama-sama membangun Sumenep lebih baik. Tanpa kebersamaan, keberhasilan akan sulit tercapai,” tegasnya.

Setelah prosesi pelantikan Arya Wiraraja, rangkaian perayaan hari jadi ke-753 Sumenep dilanjutkan dengan ‘The legend of Jokotole, kemudian ‘orkestrasi saronen spirit melody of jambul kuning’. Saronen merupakan musik tradisional khas Sumenep. Sedangkan kakak tua jambul kuning merupakan salah satu maskot Sumenep.

Baca Juga :   DPRD Janji, Usulan Program Tahun Sebelumnya, Akan Dibahas Tahun ini

Pada kesempatan itu Dandim 0827/Sumenep Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi, S.E mengatakan pagelaran kolosal prosesi pelantikan Arya Wiraraja merupakan peristiwa bersejarah bagi rakyat Sumenep. Sebab, sejak saat itu mulai berdiri sebuah pemerintahan di Sumenep dengan sistem kerajaan.

“Sejarah, budaya dan tradisi mampu mengikat kebersamaan dan persatuan.
Prosesi pawai budaya ini sebagai wujud untuk melestarikan budaya yang ada. Apalagi, Kabupaten Sumenep mempunyai banyak budaya warisan leluhur,” ungkapnya.

Hari ini sekaligus juga dilakukan peluncuran kalender event Sumenep untuk tahun 2023 oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi, S.H.,M.H, Selain itu, juga ada pawai budaya yang diikuti jajaran OPD di lingkungan Pemkab Sumenep. Pawai Budaya itu menggunakan becak hias, berkeliling Taman Adipura Sumenep.

(Pendim0827)