Aneh! Perangkat Desa di Desa Cangkreng Berjumlah 16 Orang

SUMENEP, (TransMadura.com) –
Roda pemerintahan Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, menjadi kacau. Pasalnya, dalam sebaran video di WhatsAAP viral, perangkat lama melakukan aksi protes di depan rumah Kepala Desa.

Seorang wanita berseragam pegawai perangkat desa, menyatakan bahwa, perangkat desa di Desa Cangkreng yang lama dan perangkat desa yang diangkat kepala desa baru semua masuk kantor balai desa.

“Mana ada perangkat desa berjumlah 16 orang, harusnya sembilan, sama sama masuk perangkat lama dan yang baru yang diangkat kades,” katanya, dalam unggahan videonya.

Sehingga, perangkat yang lama itu berdasarkan SK, Namun perangkat yang baru yang diangkat kepala desa juga masuk ngantor, sebab tidak ada di Indonesia perangkat berjumlah 16.

Baca Juga :   Upaya BPPKAD Sumenep Memberikan Penyadaran Masyarakat Taat Bayar PBB

“Tidak ada di Indonesia perangkat ada 16, baru di Desa Cangkreng ini,” ujar seorang pria berbaju batik kuning dengan nada keras.

Kepala Desa Cangkreng, Khalili belum merespon saat dihubungi melalui teleponnya dan chat WhatSAAP nya juga tidak dibalas.

Sementara hal itu, dibenarkan, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Lenteng, Sukirno bahwa masalah itu antara perangkat lama dan yang baru.

“Ya itu perangkat lama dan yang baru belum selesai,” ucapnya dalam chat WhatSAAP nya.

Salah satu warga Desa Cangkreng, T juga membenarkan bahwa polemik itu sudah lama belum selesai. “Ya itu Senin kemirin aksi perangkat yang lama,”ujarnya.

(Asm/red)