banner 728x90
Berita  

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Jembatan Perintis di Sumenep

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Jembatan Perintis di Sumenep


SUMENEP, (TransMadura.com) – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan dua dusun antar Desa Ambunten Tengah dan Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Selasa (19/5/2026).

Kunjungan kerja tersebut menjadi bentuk dukungan TNI AD terhadap pembangunan infrastruktur pedesaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Pangdam bersama rombongan tiba di Desa Ambunten Timur menggunakan Helikopter Bell 412 dan disambut jajaran Forkopimda serta masyarakat setempat.

banner 728x90

Selain meninjau pembangunan jembatan, Pangdam juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat dan santunan kepada anak yatim.

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin mengapresiasi sinergi Kodim 0827/Sumenep, pemerintah daerah dan masyarakat dalam pembangunan jembatan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Dandim bersama jajaran serta dukungan masyarakat dan pemerintah daerah. Ini bentuk gotong royong yang luar biasa demi membuka akses dan membantu kehidupan masyarakat desa,” kata Pangdam.

Baca Juga :   Ribuan Porsi MBG Digelontorkan, Babinsa Kalianget Kawal Ketat Distribusi

Ia menegaskan, pembangunan jembatan tersebut sejalan dengan perhatian Presiden RI Prabowo Subianto terhadap pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

“Tujuan pembangunan jembatan ini untuk memudahkan akses dan konektivitas antar desa. Dari sisi ekonomi tentu sangat membantu masyarakat mengangkut hasil pertanian, pupuk hingga mendukung aktivitas sehari-hari warga,” ujarnya.

Pangdam juga mengingatkan agar jembatan yang dibangun dapat dirawat bersama dan tidak digunakan melebihi kapasitas beban agar usia pakainya lebih panjang.

Sementara itu, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada menjelaskan pembangunan jembatan menjadi solusi bagi warga yang selama ini kesulitan akses akibat putusnya jembatan lama sejak 1998.

“Jembatan ini nantinya memangkas waktu perjalanan warga sekaligus mengurangi risiko saat menyeberangi sungai. Selama puluhan tahun masyarakat mengalami keterbatasan akses setelah jembatan bambu lama roboh akibat bencana,” ujar Dandim.

Baca Juga :   Insiden Tanah Longsor, Polsek Larangan Bersama Satreskrim Polres Pamekasan Cek TKP Tambang C Kaduara

Menurutnya, keberadaan jembatan akan sangat membantu aktivitas petani dan peternak yang selama ini harus memutar jauh bahkan menyeberangi sungai untuk membawa hasil produksi.

“Sebagian besar warga di sini bekerja sebagai petani dan peternak. Dengan adanya jembatan, aktivitas ekonomi masyarakat akan jauh lebih mudah, aman dan efisien,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir, Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, Ketua DPRD Sumenep H. Zainal Arifin, Kajari Sumenep Nislianudin, jajaran Forkopimka Ambunten, kepala desa, tokoh agama serta tokoh masyarakat setempat.

banner 336x280