banner 728x90

Evakuasi Penumpang KMP Nusantara Yang Terbakar di Perairan Masalembu


SUMENEP, (TransMadura.com) -Kapal Mesin (KM) Santika Nusantara rute Surabaya-Balikpapan mengalami kebakaran di tengah laut. Kapal tersebut terbakar di perairan Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kamis (22/8/2019).

Sampai saat ini, Informasi yang berhasil dihimpun media ini di tempat kejadian perkara (TKP), proses evakuasi masih sedang berlangsung, 49 penumpang ditampung di terminal pelabuhan Masalembu, sebagian yang lain dilarikan ke Puskesmas.

banner 728x90

“Sampai Jum’at pukul 10:00 WIB korban selamat dan sedang di rawat di Puskesmas Masalembo sebanyak 22 orang, sementara 27 orang lainnya masih berada di Pelabuhan. Kami warga bersama petugas masih berusaha mengevakuasi korban lainnya,” kata Efendi warga Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca Juga :   Baru 20 Tambak Udang  di Sumenep Mengantongi Dokumen Lingkungan

Hingga kini petugas bersama warga setempat masih terus melakukan pencarian terhadap penumpang KM Santika Nusantara tersebut.

Sebelumnya, SAR Mission Coordinator (SMC), Prasetya Budiarto, saat dikonfirmasi mengatakan, petistiwa terbakarnya kapal Mesin (KM) Santika Nusantara rute Surabaya-Balikpapan pada Kami malam sekira pukul 20.45 WIB.

“Kapal terbakar kemarin malam di perairan pulau masalembu,” katanya, Jumat (23/8/2019).

Menurut Pras, kapal tersebut mengangkut sekitar 111 penumpang sekaligus anak buah kapal (ABK). Rinciannya, 100 penumpang dewasa, enam penumpang anak dan lima penumpang bayi. “Semua penumpang dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Selain penumpang, kapal tersebut juga membawa 84 kendaraan berbagai jenis. Semua kendaraan juga dalam keadaan selamat, tidak terbakar. “Sampai saat ini semua kendaraan tidak ada yang terbakar,” katanya.

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

Dari 111 total penumpang, sebanyak 53 orang yang berada di life raft telah dievakuasi ke KMV Bintang Samudera 1 dan KM Dharma Fery 7. Sementara sisa penumpang lainnya masih berada di kapal, menunggu proses evakuasi berikutnya.

“Korban evakuasi saat ini dalam pelayaran menuju ke Surabaya. Kami belum tahu kira-kira jam berapa korban evakuasi tiba di Surabaya. Mudah-mudahan cuaca bersahabat, sehingga proses evakuasi berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.

(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *