PAMEKASAN, (TransMadura.com) – Persoalan isu 46 sekolah dipamekasan yang mau disegel itu, sampai sekarang masih menjuat hingga masuk berita nasioanl. Rabu (26/09/2018).
Kepala dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan,Madura Jawa Timur. Moh Tarsun, mengakui bahwa ada informasi 46 sekolah mau disegel, namun sampai saat ini Yang tersegel sudah 8 sekolah.
Orang nomor 1 di Dinas pendidikan itu ,terkesan ketakutan dan berkata pada media disuruh tidak memuat berita kembali, Alasannya, masalah tersebut sudah ditindak lanjuti dan sudah selesai
“Sudah jangan dimuat lagi ,karena ini sudah ditangani polres jangan dimuat lagi itu sudah selesai,” ucap Tarsun dengan nada yang agak kebingunagan
Dijelaskan, bahwa sekolah yang disegel bukan 46 tapi hanya 8, itu menjadi persoalan nasional, karena media menyampaikan 46 sekolah padahal tidak
“yang 46 itu yang akan disegel tapi bukan 46 yang disegel hanya 8 sekolah,” tukasnya, tanpa menyebutkan titik titik sekolahnya.
Dirinya juga menyampaikan, jika itu diungkit lagi akan memperkeruh keadaan
persoalan sudah Selesai, polres Pamekasan dan Polda Jatim telpon saya agar menjelaskan tentang kondisi,
“yang dinginkan polres pertama, berapa yang disegel dan kondisinya sudah kondusif,” Imbuhnya
Kepala disdik dalam waktu itu akan kejakarta akan menindak lanjuti terkait K2 yang mau diangkat PNS
“Saya mau kejakarta mau melaporkan ke menPAN RB untuk menindak lanjuti terkait K2 yang ingin diangkat menjadi PNS,” Pungkasnya. (Imam/Red)


