banner 728x90

Antrian BBM di Sumenep, Kabag Perekonomian: Faktor Transportasi Meningkat

Antrian BBM di Sumenep, Kabag Perekonomian: Faktor Transportasi Meningkat


SUMENEP, (TransMadura.com) – Masalah antrian kendaraan di setiap SPBU, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, akibat kendaraan transportasi semua keluar.

Pasalnya, menumpuknya antrian kendaraan tersebut, bukan karena pengurangan kuota BBM subsidi, melainkan aktifitas kendaraan masyarakat semua aktif.

banner 728x90

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Ir. Salamet Supriyadi, S.T., M.Si. bahwa kuota BBM untuk SPBU di Sumenep semua sudah terkirim.

“Kuota BBM tidak ada pengurangan, kuota kuota terkirim,” Katanya.

Namun, menurutnya faktor yang menjadi antrian panjang kendaran di SPBU itu, pada bulan oktober – November semua kendaraan aktifitas pelayanan masyarakat karena pasca panen, masa pekerjaan pembangunan, jadi semua kendaraan dum truk dan lainnya semua keluar,

Baca Juga :   Ribuan Porsi MBG Menjangkau Arjasa-Kangayan, Babinsa Pantau Distribusi ke Sekolah

“Akhirnya antrian numpuk. Kalau kuotonya insyaallah semua terkirim, tidak berubah,” Terangnya.

Namun, Jupri menilai, bisa saja pengalihan pemakaian BBM non subsidi ke subsidi karena mahal, kemunkinan itu bagian salah satu dari menumpuknya antrian.

Sehingga, pihaknya tetap melakukan koordinasi kepada pihak pertamina masalah antrian kendaraan di setiap SPBU.

Sementara, hasil pantauan dilapangan, dari setiap SPBU di kabupaten Sumenep, antrian panjang hingga kiloan meter itu, yakni di SPBU Pamolokan, Kolor, Patean, Gapura, Manding dan Pakandangan lebih dominan antrian Solar Subsidi.

Koris, salah satu pengendara yang ikut didalam antrian, menyampaikan untuk dapat BBM solar, harus berjam jam, bahkan satu hari menunggu bagian.

Dirinya berharap pemerintah harus mengambil langkah terjadinya antrian ini, sebab hal itu juga menghambat laju ekonomi masyarakat. “Bagi kami BBM modal utama jalannya ekonomi, jadi pemerintah harus turun, mengambil langkah agar ekonomi semua lancar,” Harapnya.

Baca Juga :   Jembatan Galuguran Segera Rampung, Babinsa dan Warga Kebut Finishing

(Madi/red)

banner 336x280