banner 728x90

Musik Tontong Sumenep ke Panggung Mandalika 2026 International MotoGP

Musik Tontong Sumenep ke Panggung Mandalika 2026 International MotoGP


NUSANTARA, (TransMadura.com) –
Musik tongtong khas Kabupaten Sumenep, Jawa Timur sudah mengelora ambil bagian dalam kemeriahan MotoGP Mandalika 2026 International Circuit Lombok, NTT (Nusa Tenggara Barat).

Musik tongtong adalah musik tradisional yang menjadi warisan budaya nenek moyang ini, dalam momentum penting mengambil bagian untuk memperkenalkan kekayaan Warisan Budaya Kabupaten Sumenep kepada masyarakat Indonesia dan dunia melalui salah satu ajang olahraga otomotif internasional.

banner 728x90

“Kami bangga musik tongtong Sumenep bisa tampil di Mandalika membawa identitas, sejarah dan kebanggaan masyarakat Madura ke panggung yang disaksikan masyarakat dari berbagai daerah, bahkan mancanegara,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Senin (05/10/2026).

Menurut Fauzi, musik tongtong tampil dalam rangkaian MotoGP Mandalika 2026, sebagai ruang strategis bagi seniman Kabupaten Sumenep, untuk menunjukkan bahwa seni budaya lokal memiliki daya tarik dan mampu hadir di panggung berskala internasiol.

Baca Juga :   Jembatan Karang Diresmikan, Dandim Sumenep Minta Warga Ikut Merawat

Sebab, Musik tongtong memiliki karakter yang kuat dengan bunyi khas yang lahir dari kreativitas pelaku seni budaya Madura, bahkan kesenian itu berkembang menjadi salah satu ekspresi budaya dengan merepresentasikan semangat, kebersamaan dan kreativitas masyarakat.

“Musik khas Sumenep, hadir pada momentum MotoGP menunjukkan pelestarian budaya bisa berjalan seiring dengan perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Sehingga, seni budaya tidak boleh hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi harus hidup, berkembang dan hadir di ruang-ruang publik, sehingga ketika musik tongtong tampil di Mandalika, semakin banyak orang mengenal kekayaan budaya Kabupaten Sumenep dan Madura.

“Karena itu, kehadiran seni budaya itu mampu memberikan ruang lebih luas kepada para pelaku seni untuk terus berkreasi, sekaligus mendorong generasi muda agar semakin mencintai kesenian tradisional daerah,” tuturnya.

Baca Juga :   Pemkab Sumenep, Apresiasi Pelaku Seni Kreatif di MEC

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan, pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) menampilkan Musik Tongtong Angin Ribut untuk tampil dalam Rider Parade MotoGP Mandalika pada 7 Oktober 2026, hari ini.

Bupati mengajak masyarakat untuk menjadikan kekayaan budaya sebagai bagian dari kekuatan promosi daerah, sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan berbagai potensi lainnya, mulai dari pariwisata, kuliner, produk ekonomi kreatif hingga komoditas unggulan daerah.

“Musik tongtong bergema di Mandalika, membawa warna Madura, mengangkat nama Sumenep, dan memperlihatkan budaya lokal memiliki panggung yang luas di tengah dunia yang terus berubah,” tutupnya.

(*)

banner 336x280