SIMENEP, (TransMadura.com) –
Kerja nyata Bupati Sumenep, Jawa Timut membangun infrastruktur mulai dirasakan mamfaat masyarakat kepulauan Kangean.
Perbaikan akses jalan Pelabuhan Batu Guluk – Pandeman Kecamatan Arjasa yang sebelumnya rusak parah, saat ini sudah mulai perubahan lebih baik dan akses warga jadi nyaman.
Akses yang menghubungkan kawasan pelabuhan Batu Guluk di Desa Bilis-Bilis dengan Pandeman.
Sehingga, keberadaan jalan itu sangat membantu masyarakat, karena salah satu jalur menunjang mobil warga dan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Salah seorang warga, Ahmad, menyambut baik perbaikan jalan tersebut. Menurut dia, perubahan kondisi jalan cukup terasa dibandingkan sebelum mendapat penanganan.
“Sekarang jalannya sudah bagus dan mulus. Kami sebagai warga tentu senang karena perjalanan menjadi lebih nyaman dan tidak seperti dulu ketika kondisi jalan masih rusak parah,” ujar Ahmad.
Ahmad juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. Jalan yang sebelumnya rusak parah sekarang sudah bagus dan mulus. Ini sangat membantu aktivitas masyarakat,” katanya.
Menurut Ahmad, perbaikan jalan memberikan dampak langsung bagi warga. Selain membuat perjalanan lebih nyaman, kondisi jalan yang lebih baik juga memudahkan mobilitas barang dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kalau jalannya bagus, warga lebih mudah bepergian, termasuk membawa hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Penanganan ruas tersebut merupakan bagian dari proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Pelabuhan Batu Guluk–Pandeman yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam anggaran 2026.
Proyek yang berada di wilayah Kecamatan Arjasa itu menjadi bagian dari kebijakan pemerintah daerah untuk memperkuat konektivitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah kepulauan.
Nilai pagu proyek pemeliharaan berkala tersebut sekitar Rp4,6 miliar, dengan sumber pendanaan APBD dan Dana Alokasi Khusus (DAK) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep.
Alokasi itu menjadi bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur kepulauan Sumenep pada 2026 yang secara keseluruhan disebut mencapai sekitar Rp27,53 miliar.
Perbaikan jalan di Kangean menjadi penting mengingat infrastruktur transportasi darat memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat. Jalan yang layak tidak hanya memperpendek hambatan perjalanan, tetapi juga membantu kelancaran distribusi barang dan akses warga menuju pusat-pusat pelayanan.
Bagi masyarakat, pekerjaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada perbaikan fisik. Pemeliharaan secara berkala juga diperlukan agar kondisi jalan tetap terjaga dan manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Perbaikan Jalan Batu Guluk–Pandeman pada akhirnya menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah kepulauan. Infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu membuka ruang mobilitas yang lebih luas sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Kangean.
(Red)















