SUMENEP, (TransMadura.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sosialisasi skrining Bayi Baru lahir kepada ibu hamil dan kader.
Timker sosialisasi kali ini di Desa Tanamerah, Kecamatan Saronggi, bertempat balai desa, titik sasarnya Kader, Ibu Hamil, Bidan Desa dilaksanakan pada, Selasa (19/8/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes. menyampaikan, sosialisasi dilakukan oleh timker sebagai pelaksana dengan tujuan utama menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB).
“Dengan peningkatan capaian krining bayi baru lahir, yakni melalui program Cek Kesehatan Gratis pada bayi baru lahir. “Program dinas kesehatan program ini yang kami lakukan saat ini,” Katanya.
Sehingga, Ellya menuturkan melalui sosialisasi dan cek kesehatan gratis ini bagi ibu hamil, untuk meningkatkan pemahaman jenis gangguan bawaan tersembunyi yang berbahaya dan membantu ibu siap secara psikologis untuk menyetujui tes medis bagi bayinya.
“Ibu memahami pentingnya pengambilan sampel darah tumit idealnya pada usia 24 hingga 72 jam setelah lahir,” Jelasnya.
Selain itu juga, Ellya memaparkan sosialisasi bagi kader, sasarannya untuk penguatan agen edukasi dengan menjadikan kader sebagai corong atau penyambung lidah tenaga medis di lingkaran tingkat RT, RW dan Posyandu ILP.
Dengan begitu, menurutnya, membantu mengidentifikasi serta menata ibu hamil diwilayahnya yanh mendekati Hari Perkiraan Lahir (HPL).
“Mereka semua para kader mampu memotivasi orang tua baru, agar tidak menolak prosedur skrining yang sangat penting ini,” Tutupnya.
(*)















