SUMENEP – Suasana berbeda terlihat di sejumlah sekolah di Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Sabtu (7/2/2026) pagi. Sejak awal jam belajar, para siswa tampak antusias menerima paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan sebelum pelajaran dimulai.
Program MBG yang didampingi langsung oleh Babinsa Koramil 0827/03 Manding ini menyasar 1.629 siswa dan guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK hingga SMA. Penyaluran dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Alif Batuputih yang berlokasi di Desa Manding Daya.
Babinsa Koramil 0827/03 Manding, Koptu Ibnu, mengatakan program ini bukan sekadar pembagian makanan, tetapi bentuk perhatian negara terhadap masa depan anak-anak.
“Bagi sebagian siswa, ini bukan hanya sarapan, tapi penyemangat untuk memulai hari belajar. Anak-anak terlihat lebih ceria dan siap menerima pelajaran,” ujarnya.
Menu makan kering yang dibagikan berupa roti, buah apel, dan susu dinilai cukup membantu memenuhi kebutuhan energi siswa sebelum kegiatan belajar. Koptu Ibnu menyebut, perhatian terhadap gizi sangat berpengaruh terhadap konsentrasi dan kepercayaan diri anak di sekolah.
“Kalau gizinya terpenuhi, anak-anak lebih fokus, tidak cepat lelah, dan lebih percaya diri. Ini penting, terutama bagi siswa di wilayah pedesaan,” kata Koptu Ibnu.
Ia menegaskan, kehadiran Babinsa dalam pendampingan MBG merupakan bagian dari komitmen TNI mendukung program pemerintah di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kami ingin memastikan program ini berjalan aman, lancar, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para siswa. Ini investasi jangka panjang untuk generasi bangsa,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, penyaluran MBG berjalan tertib tanpa kendala. Program ini diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak, sehingga gizi yang baik dapat menjadi fondasi lahirnya generasi sehat dan berdaya saing.














