Home / POLITIK / Pj Kades Prenduan “Persulit” Pelayanan, Perangkat Desa Geruduk Camat

Pj Kades Prenduan “Persulit” Pelayanan, Perangkat Desa Geruduk Camat

SUMENEP, (TransMadura.com) –
Pj Kepala Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur disoal perangkatnya. Pasalnya, pelayanan di Desa disinyalir Pj tersebut ingin mengubah hak dan kewajiban mau merubah Visi Misi Kades yang lama.

“Semua perangkat dan masyarakat mengeluh masalah pelayanan. Semua urusan harus masyarakat nya yang menghadap seakan akan sudah tidak percaya kepada Kepala Dusun,” kata Furqan Kadus Pesisir Desa Prenduan.

Semisal, menurut Furqan, warga yang membutuhkan surat keterangan tidak mampu, Pj kades tersebut meminta orangnya harus dihadapkan, padahal yang memverifikasi dan tau kondisi warga adalah Kadus.

“Ini yang bikin resah kepada perangkat Kadus sebagai bagian dari verifikasi yang tau persis dilapangan ini terkesan sudah tidak percaya, kalau memang tidak percaya untuk apa ada Kadus,” ungkapnya.

Sehingga, pihaknya akan melakukan aduan dan komplain terhadap Camat pragaan, meminta Menganti Pj kades tersebut.

“Kita semua perangkat desa dan masyarakat meminta supaya pj di desa kami ini di ganti dengan yang lebih kooperatif,” tegasnya.

Sementara Camat Pragaan, Darus Salam, mengatakan Bahwa laporan kepala dusun dan perangkat desa hanya mempermasalahkan soal pelayanan.

“Laporan itu masalah pelayanan, bukan masalah lainnya, kalau hanya masalah pelayanan masalah administrasi dan tehnis. Jadi tinggal komunikasi dengam Pj untuk dia berubah sikap saja,” jelasnya.

Sehingga, menurut Darus, Pj itu harus merubah sikapnya jangan otoriter dan bersikap baik lebih selektif yang sesuai persyaratan.

“Mungkin Pj dan kepala desa tidak sama, Pj paham administrasi, sedangkan kades jabatan politis kadang tidak paham administrasi jadi seenaknya teken,” uncapnya.

“Sekarang berhadapan dengan PNS ya lebih hati hati, bedanya itu dan menurut saya hanya masalah miskomunikasi,” ujarnya.

Pihaknya berharap kepada Pj kades untuk merubah sikap ada dispensasi, semisal ada masyarakat yang sakit tidak harus datang sendiri ke Kantor Balai Desa.

“Dengan keterwakilan Kadus Atau perangkat desa ddatang ke kantor dan bisa memaklumi. Kalau untuk mengganti Pj terlalu jauhlah, kan hanya masalah pelayanan saja,” tegasnya

Terpisah, Fathol Kadus Tamanan, merasa kecewa dengan PJ kades tersebut, saat dirinya mewakili adiknya mengurus persyaratan keterangan tidak mampu untuk sekolah.

“Saat itu bapak sedang berangkat berlayar cari ikan bersama adik saya, karena seorang nelayan,” tuturnya.

Namun, Pj Kades itu, tidak punya rasa empati karena adik dan bapak sedang berlayar, meminta datang sendiri. “Kalau sejak kades yang dulu tidak seperti itu, artinya tidak terlalu sulit kalau memang sudah tau itu adiknya ya sudah langsung di kasikan saja,” tutupnya.

(Madi)

Spread the love

About tmadm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

“Moh Yasid” Lepas Kendali Hingga Penumpang Meninggal Dunia

SUMENEP, (TransMadura.com) – Kecelakaan tunggal Mini Bus Isuzu No Pol.: N 7331 ...