Home / SUMENEP / Bupati Sumenep Sambut Kedatangan Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya

Bupati Sumenep Sambut Kedatangan Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya

SUMENEP, (TransMadura.com) –
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, sambut kedatangan Kapolda dan Pangdam V Brawijaya Surabaya Jawa Timur, mengecek kesiapan dalam kunjungan Kapolri bersama Panglima TNI nanti.

Kapolri-Panglima TNI akan datang dalam rangka melaksanakan vaksinasi serentak sebanyak 1500 orang.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan, kedatangan Kapolda dan Pangdam V Brawijaya kali ini, untuk mengecek persiapan kedatangan Kapolri dan Panglima TNI dalam rangka vaksinasi serentak di kota Sumekar ini.

“Kedatanganya dalam rangka meninjau persiapan vaksinasi serentak dengan sasaran 1.500 orang,” katanya.

Sebab, jelas Bupati ini, sampai saat ini kabupaten Sumenep masuk zona kuning, jadi meninggal karena covid-19 sangat kecil, ketimbang kabupaten Bangkalan yang masuk zona mengkhawatirkan.

“Semoga Sumenep akan semakin membaik, dan meminta kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) agar tidak ada peningkatan lagi penyebaran virus Corona,” ungkapnya.

Sementara, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto berkunjung ke Kabupaten Sumenep, Rabu (9/6/2021) siang.

Kedatangannya, meninjau kesiapan Pemerintah Kabupaten Sumenep yang akan melaksanakan vaksinasi serentak 1.500 orang.

Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya datang dengan mengendarai helikopter, disambut Bupati Sumenep Achmad Fauzi bersama Kapolres Sumenep AKBP Darman dan Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Nurcholis di Stadion A Yani. Setelah itu, rombongan langsung menuju pendopo Keraton Sumenep.

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto yang didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, ada dua kegiatan dalam kunjungan mereka ke Sumenep. Pertama dalam rangka meninjau persiapan vaksinasi serentak dengan sasaran 1.500 orang.

“Kapolri dan Panglima TNI akan hadir melihat langsung pelaksanaan vaksinasi di Sumenep. Sumenep sampai saat ini masuk zona kuning, penambahan kasus harian baik yang positif atau yang meninggal kecil sekali. Bahkan sempat 9 minggu tidak ada penambahan kasus positif satu orangpun,” ujar Suharyanto, Rabu, (9/6/2021).

Sehingga, ia bersama Kapolda Jatim juga ingin mengecek pelaksanaan protokol kesehatan di ujung timur pulau Madura, sehubungan dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan yang merupakan kabupaten tetangga Sumenep.

Menurut Suharyanto, pengecekan protokol kesehatan terkait dengan penajaman Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, kemudian proses pengurusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sumenep yang baru tiba dari luar negeri.

“Setelah PMI asal Sumenep dinyatakan negatif ketika dilaksanakan swab di asrama haji Surabaya ternyata di Sumenep juga dilaksanakan karantina dan swab. PMI yang negatif baru bisa kembali ke kampungnya masing-masing, sementara yang positif diisolasi lagi sampai negatif,” tandas Mayjen TNI Suharyanto.

(Red)

Spread the love

About tmadm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Ws Danramil Giligenteng Dampingi Tim Nakes Pemindahan Isolasi Mandiri Ke Tempat Isolasi Terpusat

SUMENEP, (TransMadura.com) – Ws. Danramil 0827/23 Giligenteng Serma Triyanto dan 2 ora. ...