Tak Berkategori  

2021 ini Pemkab Sumenep Gelontorkan Honor Kepada 1ribu Guru Ngaji

SUMENEP, (TransMadura.com) – Pemerintah Kabupaten Sumenep menyalurkan batuan keuangan keagamaan kepada 1000 guru ngaji tahun anggaran 2021 secara non tunai melalui Bank BPRS Bhakti Sumekar.

Realisasi bantuan honor guru ngaji tersebut, diberikan secara bertahap dan dilakukan verifikasi ulang terhadap semua penerima. Tahun ini pemkab akan mengeluarkan 1000 KGN. Setiap pemilik kartu akan menerima bantuan Rp 1.200.000

“Setiap pemilik kartu akan menerima bantuan Rp 1.200.000
yang akan diberikan secara bertahap,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setdakab Sumenep, Kamiluddin.

Namun, menurut Kamil panggilan akrabnya, saat ini petugas masih ketar ketir untuk turun ke bawah untuk melakukan kroscek, sebab kondisi covid-19 semakin menjadi.

“Petugas saat ini ketar ketir turun untuk melakukan verifikasi ulang, makanya kami sampaikan kalau mau turun yang penting jaga kesehatan dan jangan lupa prokes nya,” ungkapnya.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, program itu merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap para guru ngaji di bumi Sumekar.

“Ini bagian dari wujud visi misi kami meningkatkan SDM, salah satu programnya yaitu bantuan untuk para guru ngaji, implementasi ini bagian dari janji politik yang wajib kami tunaikan,” ucapnya.

“Ini akan utuh, kami jamin tidak ada pemotongan apapun karena sudah non tunai melalui perbankan,” ujarnya.

Menurut suami Nia Kurnia ini, Pemkab Sumenep kini telah mencetak 350 KGN yang siap disalurkan. Sedangkan sisanya akan disalurkan secara bertahap.

“Kami pastikan para penerima tepat sasaran, karena sudah dilakukan verifikasi by name by address,” katanya.

Fauzi menegaskan, kuota penerima KGN untuk tahun 2022 akan ditambah menjadi 5000 penerima. Tak hanya itu, ia mengungkapkan juga akan berusaha menambah besaran bantuan lebih besar.

“Penerima tahun depan, sudah kita verifikasi mulai tahun ini, jadi nanti penerimanya benar-benar tepat sasaran. Kurang lebih ada 5.000 guru ngaji se-Kabupaten Sumenep yang sudah masuk datanya ke kami,” tandasnya

(*)