banner 728x90
Hukum  

Polres Sumenep Diminta Bongkar Jaringan Mafia Beras, Usut Hingga Tuntas


SUMENEP, (TransMadura.com) —
Kepolisian Resort, Sumenep, Madura, dapat dukungan penuh dari Aktivis Komisi Perlindungan Hukum dan Pembelaan Hak-hak Rakyat (KONTRA’SM), yang telah upaya membongkar kasus mafia beras.

“Kami dengan Polres memiliki semangat yang sama dalam memberantas mafia beras, kita harus dukung bersama, namun penyidik diharapkan membongkar jaringannya, agar tidak tebang pilih,” kata direktur KONTRA’SM, Zamrud Khan.

banner 728x90

Dia juga meminta polisi membuka kasus beras oplosan tersebut kepada publik, tanpa ada yang dirahasiakan, karena beras yang diduga dioplos merupakan hak warga miskin.

Sebab, dalam hukum ada asas Equality Before the Law (adanya persamaan di hadapan hukum), apalagi berdasarkan pasal 27 Ayat 1 UUD 1945 semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.

“Harus dibuka ke publik, diusut hingga tuntas, agar masyarakat kecil tidak menjadi korban, apalagi beras itu merupakan beras bantuan sosial (BPNT), kasihan masyarakat jika sampai terpapar beras tidak sehat,” imbuh Zamrud.

Baca Juga :   HUT ke-81 RI di Sumenep Kental Nuansa Budaya, Dandim: Beda Pakaian, Tetap Satu Indonesia

Selain itu, hasil uji laboratorium pun diminta untuk segera diungkap, agar kekhawatiran yang selama ini dialami masyarakat bawah segera terjawab.

“Kita harus mendukung langkah polres membongkar kasus ini, termasuk pula hasil uji lab harus segera disampaikan ke publik,” pintanya.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan, soal dugaan kasus beras oplosan tersebut, Korp Bhayangkara sudah bekerja sesuai prosedur. Sejumlah langkah telah dilakukan, termasuk gelar pekara.

Saat ini, penyidik Polres Sumenep tengah melakukan pemberkasan terhadap tersangka L (inisial, pr). Tersangka L adalah pemilik gudang UD Yudhatama Art yang digrebek Polisi beberapa waktu lalu. Di gudang itu, ditemukan adanya pengoplosan beras, antara beras Bulog dengan beras petani.

Baca Juga :   Lonjakan BTT Naik Siknifikan, Fraksi DPRD Sumenep Minta Penggunaannya Transparan

Kemudian, beras itu dikemas kembali dalam merek ‘Ikan Lele Super’ kemasan 5 Kg. Beras itu rencananya akan didistribusikan ke Kecamatan Giligenting untuk memenuhi kebutuhan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Soal potensi adanya keterlibatan pihak lain selain pemilik gudang yang kini sudah menjadi tersangka itu, Widi masih enggan berkomentar. “Itu ranahnya penyidik (potensi adanya keterlibatan pihak lain, red),” ucapnya.

Ditanya ihwal hasil uji LAB BPOM terhadap cairan yang disemprotkan pada campuran beras itu, Widi mengatakan uji lab tersebut sudah keluar, namun belum diambil karena alasan kondisi yang belum memingkinkan. “Kalau hasil uji labnya nanti saya konfirmasi lagi ke Kasatreskrim,” tukasnya.

(Red)

banner 336x280

Respon (1)

  1. Looking for top-tier CBD intersection to elevate your wellness? You fire https://www.cornbreadhemp.com/collections/cbd-gummies straight off from our trust CBD entrepot and relish the do good of staring CBD oil color and organic pull out. Every wad of CBD is lab-tested, staring, and formulated to reduce day by day stress patch boosting genial lucidity. Whether you need a break of day CBD hike up or even CBD relaxation, our houseclean CBD formulas gibe your routine utterly. learn high-quality CBD instill, CBD gummies, and CBD topicals progress for utmost preoccupation. frequent CBD on-line today for debauched transport!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *