banner 728x90
Tak Berkategori  

Soal KUA PPAS Sumenep Yang Terjadi “Deadlock”, Eksekutif Bantah Sudah Sesuai


SUMENEP, (TransMadura.com) – Soal Pembahasan KUA PPAS yang di klaim terjadi “Deadlock” (Ketimpangan Angaran) kepulauan dan daratan oleh anggota banggar DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur kemarin. Namun hal itu dapat respon dari Eksekutif anggaran mengklain sudah dominan.

Kepala PU Pengairan, Sumenep, Eri Susanto menymapaikan, soal proposal anggaran sudah sesuai.

banner 728x90

“Saya tidak ikut pembahasan di Banggar. Soal proposal anggaran sudah sesuai, Kalau anggaran infrastruktur kepulauan juga sudah dominan, ” kata Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Eri Susanto.

Bahkan, menurutnya, anggaran untuk 2019 infrastruktur jalan sudah hampir mencapai sekitar 50 persen. “Jadi, hemat kami sudah besar. Itu lantaran tidak bisa mendapatkan DAK (Dana Alokasi Khusus). DAK tidak bisa ke kepulauan, ” ungkapnya.

Baca Juga :   Pelaksanaan Pasar Murah, DPRD Sumenep Warning Tepat Sasaran

Menurut Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) ini, untuk jalan-jalan kecil yang masuk desa bisa dibangun dengan menggunakan dana desa maupun BK. “Kalau kami membangun jalan utama, misalnya dari Batu Guluk ke Kangayan, ” tuturnya.

Sementara untuk infrastruktur di Sumber Daya Air juga sudah maksimal. Misalnya, untuk tangkis laut maupun irigasi. “Untuk tangkis laut memang mengalami penurunan, dari sekitar Rp 4 miliar lebih di 2018 menjadi sekitar Rp 2 miliar di 2019 mendatang untuk kepulauan, ” tuturnya.

Eri menuturkan, pembangunan di dinas SDA lebih memperioritas pada mengatasi masalah banjir perkotaan. Misalnya, pengerukan dan pembangunan Kali Patrian dan lainnya. “Kami fokuskan untuk mengatasi banjir perkotaan, ” tukasnya.

Baca Juga :   DPRD Sumenep Siap Bergandeng Tangan Bersama Ulama' Penertiban THM

Beberapa wakatu, pembahasan banggar dan timgar terjadi deadlock. Penyebabnya, anggaran dinilai tidak proporsional alias masih timpang antara kepulauan dan daratan. (Asm)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *