banner 728x90
Tak Berkategori  

Aksi Mahasiswa Protes Biaya Pendidikan : Unija Bukan Lagi Kampus


SUMENEP, (TransMadura.com) –
Perkembangan perekonomian yang belum stabil dari tingkat masyarakat menengah kebawah dan pentingnya pendidikan menghadapi persaingan global semakin ketat. Kini, masyarakat dihadapkan dengan biaya pendidikan yang begitu mahal.

Salah satunya, Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Menggugat (AMUG) protes dengan mahalnya biaya pendidikan ke rektorat Setempat, Jum’at (6/7/2018).

banner 728x90

Mahasiswa memprotes mahalnya pendidikan di Unija itu melalui aksi teatrikal dengan gantung diri.

Bahkan, Korlap aksi mengatakan, bahwa di Unija bukan lagi kampus, melainkan sudah menjelma menjadi perusahan yang mementingkan hasil.

“Unija sudah bukan lagi kampus. Tapi perusahaan kapitalis,” teriak Abdul, Korlap aksi.

Baca Juga :   Putri Dewi Asal Pragaan Daya Lapor Polisi Diduga Dianiaya Suami Siri Alami Luka Lebam

Abdul menambahkan, dari hasil kajian mahasiswa, UNIJA merupakan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan biaya kuliah termahal di Madura.

“Sekitar tiga tahun terakhir, mahasiswa yang mendaftar ke unija semakin sedikit. Karena mahal, mereka lebih memilih untuk kuliah di luar Sumenep,” imbuhnya.

Abdul menjelaskan, mahalnya pendidikan di kampus Unija tidak disertai dengan kualitas pengajar yang mempuni.

“Sebagian fakultas, bagus. Namun sebagian lainnya sama sekali tidak, dosennya terkadang dalam mengajar tidak kompeten dalam bidangnya,” ucapnya.

Sementara, PJS Rektor Unija Sumenep, Sjaifurrahman membantah semua tudingan mahasiswanya.

“Yang jelas, semua tudingan mahasiswa yang tadi tidak benar. Kita sudah sesuai ketentuan dan sudah terbuka,” akunya.

Menyikapi aksi demo, Sjaifurrahman melanjutkan, pihaknya akan segera melapor kepada Komisi Disiplin kampus. Karena penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh mahasiswa tidak sesuai prosedur yang ada.

Baca Juga :   Penggunaan Aset Pemerintah Untuk Bangunan Gerai KDMP Harus Jelas Legalitasnya

“Kita akan lapor ke komisi disiplin kampus. Aksi mereka tidak sesuai prosedur. Sudah ada lembaga penyalur di Unija ini ada BEM, DLM dan UKM,” tegasnya.

Pihak kampus memastikan, akan ada sanksi kepada sejumlah mahasiswa yang sejak dua hari terakhir terus melakukan aksi demo mengeluhkan biaya kuliah yang mahal

“Kami sudah mengantongi nama nama mereka dan kami akan memberikan sanksi tegas terhadap mereka,” pungkasnya. (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *