SUMENEP, (TransMadura.com) –
Nia Kurnia Fauzi dibuat takjub dengan keindahan panorama wisata Telaga Kermata. Ia pun berbagi keasyikan kala melancong ke Telaga Kermata yang berada di Kecamatan Saronggi, Sumenep Madura itu.
Isteri Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fauzi itu datang ke Telaga Kermata dalam rangka menghadiri hari ulang tahun yang pertama Telaga Kermata, Minggu, (12 Maret 2018). Dia datangan ke arena destinasi baru itu bersama Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma dan Isterinya Kusmawati serta bersama rombongannya.
Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sumenep sempat menikmati keindahan alam yang dimili satu-satunya telaga di Pulau Garam ini. Salah satunya makan bersama di gubuk yang berada diatas air.
Selain itu, Nia Kurnia Fauzi menyempatkan diri mengelilingi Telaga Kermata ditengah banyaknya wisatawan yang silih berdatangan sembari mengabadikan kunjungannya. Saat itu wisatawan dimanja dengan berbagai hiburan menarik, yakni orkes dangdut dengan artis dari luar kota. Selain itu terdapat atraksi tari seni daerah yang dipersembahkan oleh kelompok musik tradisional ul daul, salah satunya dari Kecamatan Pasean Pamekasan.
Usai menikmati berbagai macam hiburan, Nua Kurnia Fauzi menikmati suasana keindahan Telaga Kermata dari atas air dengan mcara menaiki speed boad. Iapun dengan wajah gembira mengelilingi spot selfie yang berada di atas air tepatnya ditengah-tengah Telaga Kermata.
”Dulunya saya tidak menyangka keindahan Telaga Kermata seperti ini, bagi saya ini sudah lumayan bagus,” kata Nia Kurnia Fauzi saat diwawancarai.
Menurutnya, meskipun masih berumur satu satu tahun Telaga Kermata sudah sangat layak menjadi destinasi wisata di kota berlambangkan kuda terbang ini. Apalagi mulai tahun ini Pemerintah Daerah menseriusi keberadaan wisata di Sumenep melalui program Visit 2018.
”Saya kira ini sangat mendukung ata suksesnya program visit kedepan. Kita lihat semua usia mulai dari anak-anak hingga orang tua silih berganti datang kesini,” terangnya.
Hanya saja dia berpesan bagi pengelola untuk terus berbenah diri. Karena dilihat dari potensi alam yang ada cukup bagus untuk dikembangkan. Sementar fasilitas saat ini kata Nia Kurnia belum memadai.
”Seperti tempat bersalin belum ada. Kami harap ada perbaikan kedepan, sungguh-sungguh bagus ini,” tegasnya penuh senyuman.
Reporter : Asm
Editor : Red


