Home / HUKUM / Akses Jalan Wisata Ponjuk Rusak Parah, Anggaran DD Desa Padike Dipertanyakan

Akses Jalan Wisata Ponjuk Rusak Parah, Anggaran DD Desa Padike Dipertanyakan

SUMENEP, (TransMadura.com) –
Pantai Ponjuk Desa Padike Kecamatan Talango, Sumenep, Madura, Jawa Timur, salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi warga sekitar, bahkan juga warga dari luar kota juga sering berkunjung. Namun hal itu dikeluhan dengan komdisi tidak terawat.

Pasalnya, keindahan pantai itu harus menuai protes dari salah satu pengunjung kecewa dan mengeluh dengan banyaknya sampah yang berserakan disekitar bibir pantai. Selain itu akses jalan kelokasi wisata rusak berat.

Sujarwo, salah satu pengunjung yang ditemui awak media ini menyampaikan kekecewaannya, “Sayang sekali keindahan Pantainya kurang terawat banyak sampah yang berserakan disekitar bibir pantai dan akses jalan kelokasi wisata Pantai Ponjuk sangat rusak parah”, ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu warga yang bertempat tinggal disekitar lokasi wisata yang tidak ingin disebut namanya, mengatakan, jika musim hujan jalan sangat licin dan banyak genangan air dijalan yang berlubang. “Apalagi jalannya harus melalui tanjakan yang agak terjal,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta pemerintah untuk memperhatikan jalan tersebut, lebih-lebih pemerintah desa, sebab itu merupakan jalan desa bukan jalan kabupaten. “Harusnya pemerintah desa punya tanggungjawab untuk memperbaiki dengan anggaran DD yang cukup besar,” lanjutnya.

Terpisah, Ketua LIPK Sumenep, Syaifiddin juga angkat bicara terkait akses jalan yang rusak parah yang dibiarkan tanpa ada perbaikan dari pemerintah Desa Padike. “Itu akses jalan satu-satunya untuk menuju lokasi wisata Pantai Ponjuk, selain itu juga sebagai satu-satunya akses jalan yang dibutuhkan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Sehingga, kata Saifudin hal tersebut menuai pertanyaan sekaligus protes atas penerimaan anggaran dana desa (DD) yang diterima desa Padike. “DD dialokasikan kemana saja, memperbaiki jalan yang rusak saja tidak bisa. Padahal, anggaran DD yang diterima cukup besar digelontorkan pemerintah,” tegasnya denagan geram.

Sementara itu Kepala Desa Padike Hj. Nonong, sampai saat ini belum dapat memberikan keterangan terkait masalah. Saat dihubungi melalui sambungan telfon selulernya terdengar nada tidak aktif.

Reporter : Hen
Editor : Red

Spread the love

About tmadm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Rp225 Juta APBD Digelontorkan Biaya Pelantikan Anggota DPRD Sumenep

SUMENEP, (TransMadura.com) – Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep,Madura, ...