Usai Dilantik, Pemberdayaan dan SDM Menjadi Target Kades Larangan Pereng

SUMENEP, (TrasMadura.com) – Imam Mastum kembali berkiprah menjadi orang nomor satu di tingkat desa Larangan Pereng, Kecamatan Pragaan, untuk membawa desanya lebih baik.

Imam panggilan akrabnya, sudah resmi dilantik oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, di pendopo agung keraton Sumenep, Kamis, (16/12/2021) sebagai kades terpilih periode 2022-2027 setelah mengikuti tahapan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2021 pada 25 Desember kemarin.

Sosok pria yang kalem kembali dipilih menjadi kades Larangan Pereng dua periode. Dengan begitu dirinya periode sebelumnya telah hampir tuntas menyelesaikan pembangunan infrastruktur, kini yang menjadi target utama pemberdayaan masyarakat.

“Infrastruktur sudah hampir tuntas, setelah ini lebih kepada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan SDM,” kata Imam Mastum.

Baca Juga :   Kemacetan Ruas Jalan Teuku Umar Pandian, Komisi III Warning Pemkab Sumenep

Dirinya, menyatakan jika masyarakat desa larangan Pereng mayoritas usaha peternakan, sehingga pemberdayaan itu yang akan dilakukan.

“Peningkatan ekonomi kerakyatan sekarang yang paling jadi prioritas, UKM itu yang perlu diperdayakan agar masyarakat tidak lagi mencari usaha diluar kota,” ungkapnya.

Selain itu, giografis desa larangan Pereng termasuk desa yang menjadi akses jalan utama Surabaya Sumenep, dirinya punya rencana akan membuat fasilitas usaha di pinggir jalan tempat area jualan kuliner khas, bisa memamfaatkan produk yang ada di desa larangan Pereng.

“Siwalan di desa larangan Pereng bisa di jadikan nilai produk unggulan, bagaimana masyarakat bisa lebih kreatif mengolah siwalan menjadi produk yang diminati,” ujarnya.

Baca Juga :   Suara Minim, Syaiful Bahri Resmi Dilantik Ketua DPRD Sumenep

Namun, dirinya berharap kepada masyarakat setelah dilantik kemarin, dukungan masyarakat yang paling utama, agar masyarakat lebih semangat dan sinergi dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai bekal menghadapi persaingan yang saat ini semakin meningkat.

“SDM dulu harus di persiapkan, agar tidak.kalah untuk bersaing dengan produk produk luar,” tutupnya.

(Red)