Tak Berkategori  

Soal Tak Cairnya Honor PPS Pilkada Talango, Bendahara PPK Terkesan “Abai”

SUMENEP, (TransMadura.com) –
Keterlambatan pencairan honor PPS Pilkada 2020 di Kecamatan Talango, ketidakmampuan PPK. Pasalnya, dinilai sengaja tidak mengerjakan SPJ honor PPS, bahkan, honor pengawas dan bagian logistik belum juga dicairkan.

Hal itu disampaikan Bagian Logistik PPK Pilkada 2020 Kecamatan Talango, inisial A, bahwa bendahara PPK terkesan lalai dan tidak punya kemampuan dalam mengerjakan SPJ honor.

“Ini sudah hampir satu tahun dan sudah tutup anggaran, kok bisa SPj baru dikerjakan, ini sudah jelas bendahara tidak punya kemampuan,” katanya.

Sehingga, dirinya mengatakan kalau bendahara tidak mampu dalam mengerjakan SPJ honor, harus jangan gengsi untuk bertanya.

“Ini masalah upah jerih payah kerja, jangan merasa gengsi untuk bertanya, kenapa kecamatan lain bisa, malah kecamatan Talango sampai saat ini masih baru diajukan,” geramnya.

Kendati demikian, A juga menilai terkesan masalah honor PPS itu ada unsur kesengajaan. “Kalau tidak disengaja, kenapa pelaksanaan pilkada sudah selesai hampir satu tahun, alasan SPJ belum selesai berati kan disengaja,” ungkapnya.

Namun pihaknya meminta untuk diselesaikan SPJ agar semua PPS bisa mengambil haknya selama bekerja. “Kasihan, itu orang kerja mau dapat upah, malah ini dibiarkan sudah hampir satu tahun, aneh kan,” tutupnya.

Sementara, Bendahara PPK Pilkada 2020 Kecamatan Talango, Ismail, berdalih keterlambatan honor PPS faktor tehnis. “Faktor tekhnis saja, yang terpenting sudah tersalurkan dan sudah diproses,” ungkap Ismail dalam chatingan WhatsApp nya.

Menurutnya, saat ini sudah diproses, sebab sebelumnya ada kendala SPJ saja. “Sudah diproses, monggo langsung di cek KPU, biar tidak opini liar yang berkembang,” cetusnya..

Sebelumnya diberitakan, Honor PPS (Panitia Pemungutan Suara) pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2020 di 8 Desa, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep sampai saat ini belum dicairkan.

(Asm/red)