Hukum  

Pelaku Pembuang Bayi di Kecamatan Gayam Ditangkap Polsek Sapudi

SUMENEP, (TransMadura.com) – Kasus pembuangan bayi jenis kelamin perempuan yang terjadi Di Dusun Guder Daja, Desa Nyamplong, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, pada tanggal 18 Mei 2021 lalu, saat ini sudah kembali mencuat kepermukaan.

Bahkan beredar isu, terduga saat ini sudah terungkap ke publik dan ditangkap oleh Polsek Sapudi untuk diperiksa pada hari Senin, (05/07/2021).

Informasi yang terhimpun oleh Tim Media, Pelaku yang diduga membuang bayi tersebut berjenis kelamin Laki-laki, dengan Inisial (AS) Warga Dusun Guder Daja Desa Nyamplong Kecamatan Gayam (Pulau Sapudi).

Menurut keterangan warga setempat, yang enggan disebutkan namanya menerangkan, bahwa proses penangkapan berlangsung pada saat terduga sedang berada dirumahnya.

Baca Juga :   Kegiatan Penyuluhan Dinkes Sumenep Diduga Mark Up Anggaran?

“Waktu itu tidak ada yang tau, tiba – tiba anaknya melapor ke rumah kades nyamplong kalau orang tuanya dibawa anggota polsek sapudi,” ujarnya.

Melalui pesan whatshaapnya, pada saat tim media mencoba menghubungi Kepala Desa Nyamplong, ia tidak menjawab bahwa ditelpon juga tidak di angkat.

Terpisah, Polsek Sapudi, melalui Kanit Reskrim, Aipda rizal Afandi, SH, membenarkan bahwa pada saat ini ada satu orang yang ditahan di Kantor Polsek Gayam terkait dengan kasus pembuangan bayi dua bulan yang lalu.

“Memang sudah ditangkap mas, saat ini sudah dilakukan penyedikan dan setatusnya sudah tersangka ,” ujarnya.

Merespon hal tersebut, Wakil Ketua J.P.K.P Kabupaten Sumenep, Akhmadi berharap agar Polsek Sapudi dapat mengungkap tuntas kasus pembuangan bayi tersebut. Sebab ia menilai, tidak mungkin pelakunya hanya satu orang saja.

Baca Juga :   Mantan Anggota DPRD Sumenep Diduga Jatuh Dari Lantai 8 di Apartemen Jakarta

“Hal Ini tidak mungkin hanya satu orang yang terlibat, karena dari proses melahirkan hingga bayi itu dibuang sudah masuk dalam perencanaan, pasti ada orang lain yang terlibat di dalamnya”, tegasnya.

Selanjutnya, ia juga meminta agar Polsek Sapudi bisa membuktikan kepada masyarakat sehingga bisa memberikan efek jera terkait dengan kasus seperti itu.

“Jika ini tidak bisa terungkap secara tuntas, maka saya pastikan kebelakang akan terus terjadi kasus pembuangan bayi seperti ini,” Pungkas Pria kelahiran Gayam itu.

(Fero/red)