banner 728x90

Memanas, Fatta Jasin dan K. Unais Bacabup PKB Berseteru ?


SUMENEP, (TransMadura.com) –
Pernyataan Bacabup PKB Fatta Jasin dalam video yang viral tersebar di Medsos, yang menjadi perhatian publik terus bergulir. Hal itu dapat tanggapan pedas K. Unais sebagai kader PKB, sebab dirinya disebut sebut oleh Fatta.

Dalam video, ceramah Fatta Jasin, menyebut, Ketua Parpol dikendalikan dirinya sejak menjabat Ketua Bappeda Provinsi Jatim. Bahkan, dia juga menyebut nyebut, K Unais sudah lemas (Epengkot .red).

“Ini dalam kontek politik dan semua sudah tau. Tapi Fatta Jasin menyebut saya dalam kontek apa, dalam rifalitas rekom kan bebas saja orang menilai,” kata K. H. Unais saat dikonfirmasi media lewat HP selulernya, senin, (20/1/20).

Namun, K. Unais menyatakan, paling parah yang tidak harus diucapkan Fatta Jasin, menilai petinggi-petinggi partai itu sudah di card. Sehingga penilaian publik menjadi liar menganggap terlau otoriter dan over. “Itu pernyataan paling parah,” ungkapnya.

Baca Juga :   Rapat Paripurna DPRD Sumenep Penyampaian Laporan Persetujuan Bersama Bupati Raperda APBD 2023

Sehingga, Dia juga mempertanyakan ucapan dalam video Fatta Jasin, bahwa dirinya sudah lemes (Epengkot. red). “Ikatan itu tali atau rantai. Atau berkaitan dengan finansial,” ucapnya.

Sebelumnya, Sebagaimana diketahui, sekarang viral di grup-grup wa, video yang berisi ceramah Fattah Jasin Bacabup PKB ini, menyebut dirinya orang hebat.

Orang Sumenep tak ngerti kalau para Ketua Parpol dikendalikan dirinya sejak menjabat Ketua Bappeda Provinsi Jatim. Bahkan menyebut K. Unais sudah lemes (Epengkot, red).

Hal itu, sedikit mengelitik dan menghebohkan publik. bahwa dirinya dianggap terlau otoriter dan over dan tidak layak jadi cabup.

Bahkan, dapat protes di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Yakni, Ketua PAC PKB Kalianget, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Abdurrahman. Dia minta klarifikasi dan permintaan maaf dari Fattah Jasin yang mengklaim Ketua Parpol dikendalikan (epengkot, red.).

Baca Juga :   Persiapan Pelantikan, DPRD Sumenep Akan Undang Calon Legislatif Terpilih

“Saya minta Pak Fattah Jasin yang bilang dalam video bahwa ketua umum Parpol e pengkot. Bahkan dengan adegan leher dikunci, apa maksudnya. Kalau tak ada penjelasan dan permintaan maaf, ini namnya pelecehan ke ketua PKB,” ucap Abdurrahman kepada media.

Abdurrahman menilai karakter Bacabup Fattah Jasin sombong dan arogan. Tak pantas mendaftar Calon Bupati ke PKB. Partai yang diisi para ulama dan kiai.

“Kalau melihat dari isi pembicaraan di video. Pak Fattah itu, orangnya sombong dan arogan. Pribadinya angkuh. Tak pantas nyalon bupati dari PKB,” unngkapnya.

(Fero/Ibnu/Red)