banner 728x90

BUMDes Aengdake Sumbang PADes, Kades Target Rp100 juta Per Tahun

BUMDes Aengdake Sumbang PADes, Kades Target Rp100 juta Per Tahun


SUMENEP, (Transmadura.com) –

Pemerintah Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, berharap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bisa sumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih besar.

Pasalnya, tahun 2021 BUMDes Makmur Jaya sudah bisa sumbang PADes hingga Rp 7 juta.

Kepala Desa Aengdake, Edy Sutikno menyampaikan, kedepan menginginkan BUMDes terus dikembangkan dengan menyesuaikan potensi yang ada.

Sehingga upaya untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan semakin baik dan bisa memberikan masukan ke PADes yang lebih besar.

“Jujur Rp7 juta masukan ke PADes itu sangat kecil, saya berharap dari BUMdes ini bisa memberikan masukan ke PADes Rp100 juta setiap tahun,” harapnya.

Selain itu, adanya BUMDes ini, kata Tikno, bisa memberikan peningkatan ekonomi kerakyatan

Baca Juga :   2023 APBD Mengalami Defisit, Ketua DPRD Sumenep Menekan Pentingnya Kerjasama Antara Eksekutif dan Legislatif

“Peran serta BUMDes untuk membangkitkan ekonomi di desanya sangat besar. Sehingga fungsinya perlu dimaksimalkan,” kata Sutikno.

Pihaknya menyampaikan, jika BUMDes di desanya tahun 2020 sumbang PADes 3,5 juta, sedangkan tahun 2021 nyumbang Rp 7 juta. “Setiap tahunnya ada peningkatan sumbang ke PADes,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, bahwa BUMDes
BUMDes telah memiliki dua unit usaha, yakni bangunan pertokoan dengan jumlah kios sebanyak 12 unit dan satu lapangan futsal.

“Karena basisnya ekonomi kemasyarakatan, kios itu disewakan. Karena dipakai masyarakat sendiri sewanya murah mulai Rp50 ribu hingga Rp150 ribu perbulan. Kalau sewa lapangan futsal Rp30 ribu perjamnya,” ungkap dia.

Melalui dua jenis usaha yang dikelola itu kata Tikno panggilan akrabnya, juga mampu menggaji semua pengurus BUMdes.

Baca Juga :   AKD Talango Ucapan Terimakasih ke Bupati Penerimaan SK Perpanjangan Jabatan Kades

Adapun pengelolaan BUMDes, Sutikno mengaku memasrahkan pada pengurus sepenuhnya. Semua pengurus usianya masih muda yang memiliki pemikiran yang cemerlang untuk memajukan desa. Sehingga dia yakin bisa mengemban amanah yang diberikan oleh Desa.

“Saya tidak cawe-cawe masalah pengelolaan BUMDes, sudah saya pasrahkan sepenuhnya. Saya hanya minta laporan perkembangan setiap bulan,” tukasnya.

(Asm/red)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *