banner 728x90

Banner Fauzi-Eva Dirusak, Tim Relawan Merah Putih Minta Kepolisian Mengusut


SUMENEP, (TransMadura.com) – Cukup Ironi, Banner Pasangan calon (Paslon) Achmad Fauzi – Dewi Khalifah ditemukan sudah rusak. Diperkirakan banner duet Nasionalis -Religius yang akan bertarung dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep, Madura, Jawa Timur dirusak orang yang tidak dikenal.

Namun, tim relawan merah putih memprediksi pengrusakan terhadap banner atau baliho itu dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, yang hanya ingin menyebar teror dan fitnah. Di mana dalam perbuatannya hanya ingin memecah umat, utamanya masyarakat kota Sumekar ini.

banner 728x90

Ketua Relawan Merah Putih Ahmad Zainullah Zain, selama ini pihaknya sengaja mendiamkan adanya pengrusakan sejumlah baliho dan atribut Achmad Fauzi-Dewi Khalifah dengan alasan menjaga kondusifitas politik di Kabupaten Sumenep .

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

“Sudah sering baliho paslon Fauzi-Eva dirusak orang tak bertanggung jawab. Kami diam bukan takut, tapi ingin memastikan pesta demokrasi ini berjalan aman dan damai,” katanya.

Bisa saja, sambung dia, baliho maupun banner yang dirusak dilakukan oleh oknum yang tidak suka dengan duet Fauzi – Eva ini. Sebab, diberbagai survei duet yang diusung PDI Perjuangan, PAN, Gerindra, PKS dan PBB ini selalu unggul. Sehingga, wajar jika ada banyak yang tidak suka.

“Yang jelas, kami memprediksi pelakunya adalah orang yang ingin memecah umat, memecah persaudaraan.Makanya,masyarakat tidak usah terpancing dengan aksi pengrusakan. Masyarakat tetap harus tetap damai, agar pesta demokrasi ini berjalan lancar,” ungkapnya.

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

Kendati demikian, menurut mantan aktifis PMII ini, pihaknya hanya meminta aparat kepolisian untuk mengusut aktor pengrusakan ini.

“Jadi, kami minta ini diusut, jika ditemukan mengarah kepada oknum maka diproses secara hukum. Agar tidak menjadi bias di masyarakat,” pungkasnya.

(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *