banner 728x90
Tak Berkategori  

Sumenep Zona Merah Covid-19, Warga Kecam Kemenag Tanggung jawab


SUMENEP, (TransMadura.com) – Paska terkonfirmasinya empat warga Sumenep, Madura, Jawa Timur yang dinyatakan covid -19, kekhawtiran warga mulai terasa sumenep masuk zona merah.

Warga mengecam pihak Kemenag
Mengindahkan anjuran pemerintah untuk waspada dalam situasi yang sudah darurat covid-19.

banner 728x90

“Jelas Kemenag harus mempertanggungjawabkan yang malah seenaknya dalam situasi seperti ini yang berakibat buruk bagi orang lain melakukan kegiatan pelatihan haji, sampai warga tejangkit covid-19,” kata Muchlis warga Perum Satelit, Desa Pabian, Kecamatan kota, Sumenep.

Sehingga, kata Muchlis, akibat seenaknya pihak kemenag, berakibat buruk bagi orang lain, kini sudah jelas dampaknya di kabupaten sumenep menjadi zona merah.

“Ini akibat yang egois, mengabaikan anjuran pemerintah, kemenag Sumenep harus bertanggungjawab,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pemkab Sumenep Mengimbau Memilih Hewan Kurban Aman Dikonsumsi

Dia meminta pemerintah Sumenep khususnya Bupati, sudah seharusnya terapkan darurat militer.

“Dampak zona merah di sumenep ahirnya di perumahan balpatarum kecamatan Kota, lakukan Lockdown pada sabtu 25 april dan minggu 26 april,” mintanya.

Sementara, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang sebelumnya aman covid-19. Namun saat ini sudah tidak lagi zona hijau, melainkan menjadi zona merah.

Dalam hal itu, Pemkab Sumenep bersama forkopimda menggelar konferensi pers di Gugus Covid-19 setelah dinyatakan masuk zona merah.

Bupati Sumenep KH A Busyro Karim, membenarkan, jika sumenep tidak lagi zona hijau, melainkan sudah ada 4 orang yang positif Corona.

“Yang positif itu, merupakan warga yang ikut pelatihan tenaga kesehatan haji ke Surabaya,” ungkap bupati, saat konferensi pers melalui telecomperensinya. Jum’at ( 24/4/2020) malam.

Baca Juga :   PAD Stagnan, DPRD Sumenep Dorong Pemerintah Serius

Dari empat Warga Sumenep yang positif Corona atau Covid-19, jelas Busyro, ada empat orang, yaitu AA, IF Warga Desa Kolor, IFW asal Desa Kebon Dadap Timur, dan RWH Desa Rubaru.

Dari penyataan tersebut yang terdampak virus corona 3 orang laki-laki dan 1 orang perempuan yang sudah dinyatakan terdampak virus covid-19. “sebelumnya  sudah di isolasi hari ini.

(Asm/Nov/Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *