PAMEKASAN, (TransMadura.com) – Program Inovasi Desa belum dilaksanakan secara menyeluruh di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Padahal, Pemerintah pusat sudah menginstruksikan lakukan Bursa inovasi desa. Senin (05/11/2018)
Farid Afanndi selaku Sekretaris Persatuan Kepala Desa Kabupaten Pamekasan mengatakan, terkait program itu iyalah supaya mendorong kualitas pemanfaatan dana desa.
“Sangat penting untuk sumber daya manusia serta infrastruktur desa,” ucapnya.
Dijelaskan, tidak semua desa berinovasi sesuai harapan Pemerintah Pusat, seperti di desa sendiri Tentenan Timur, kecamatan Larangan, tidak bisa memaksimalkan itu. “Utamanya disektor wisata,” tandasnya
Sementara Kepala Desa Tentenan Timur, mengakui bahwa didesanya belum mampu dimaksimalkan, padahal program itu sebagai pemicu pengembangan ekonomi masyarakat pada umumnya.
“Diusahakan dimaksimalkan tahun ini,” bebernya. (Mam/Red)


