SUMENEP, (TransMadura.com) –
Aliansi Pemuda Ganding (APG) akan melakukan aksi penolakan terhadap rencana kedatangan Ketua Tim Penggerak PKK, Sumenep, Nurfitriyana Busyro ke Kecamatan Ganding yang juga notabenisebagai Caleg DPRD Jatim, pada hari Senin (08/10) mendatang .
Pasalnya, aksi penolakan tersebut, sebab kehadiran istri bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, dilakukan karena segenap pemuda Ganding menduga adanya muatan politis terselubung dalam kegiatan yang akan dilaksanakan.
“Secara tegas kami katakan, kami menolak rencana kedatangan Nurfitriana ke Kecamatan Ganding,” kata salah satu Pemuda Ganding Rusdi, Jum’at (05/10/2018)
Lanjut Rusdi, kedatangan Nurfitriyana ke Kecamatan Ganding bukan semata-mata konsolidasi penggerak PKK saja, melainkan ada maksud kampanye terselubung. “Kami yakini kedatangannya ini ada maksud kampanye terselubung, Nurfitriyani ini kan Calon tetap legislatif DPRD Jatim 2019 mendatang,” ucapanya.
Namun, kata Rusdi , hari senin merupakan hari yang ramai di Kecamatan Ganding. Sebab, hari Senin itu merupakan hari Pasar Ganding.
“Kemarin sudah diminta agar tidak hadir pada hari senin karena ramai pasar Ganding, tapi nyatanya, meskipun ditunda, hari yang ditetapkan itu tetap hari senin, lalu ini apa namanya kalau tidak mengambil momentum untuk kampanye terselubung?,” tegasnya.
Bahkan, Jika ngotot tetap datang, Aliansi Pemuda Ganding akan melakukan aksi demonstrasi hari senin (08/10) mendatang untuk menghadang kedatangan istri Bupati Sumenep Dua Periode itu.
“Jangan salahkan kami, karena kami tidak akan segan-segan melakukan aksi (demonstrasi) penghadangan jika dia tetap ngotot,” Tukasnya.
Nurfitriyana sendiri merupakan ketua PKK Kabupaten Sumenep, dia juga merupakan Caleg DPRD Jatim Dapil Madura yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Berdasarkan informasi yang beredar, Nurfitriana akan hadir ke Kecamatan Ganding pada hari Senin 08 Oktober 2018 dalam rangka konsolidasi Tim Penggerak PKK di Kecamatan Ganding. (Red)


