banner 728x90
Tak Berkategori  

Petani Kesulitan Air, Pemerintah Terkesan Tidak Ada Keberpihakan ?


SUMENEP, (TransMadura.com) –
Sebab kemarau panjang, beberapa wilayah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kekurangan air.

Hal ini dapat keluhan dari sejumlah petani bahwa sampai saat ini pemerintah belum ada terobosan baru dengan persoalan ini dan terkesan tidak ada keberpihakan terhadap petani.

banner 728x90

“Sampai saat ini, belum ada terobosan yang dilakukan oleh Pemerintah. Seperti, pengeboran atau pembuatan embung air. “Itu yang dikeluhkan petani,” kata Ketua Paguyuban Pemerhati Kelompok Tani (P2KT) Sumenep, Zaenuri.

Senada dikatakan oleh Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumenep, Moh Ramzi. Saat ini kata dia petani tembakau banyak yang kekurangan air.

Bahkan Sebagian petani Kecamatan, Guluk-guluk petani membeli air untik siram tembakai sebesae Rp100 ribu per 1 ribu pohon.

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

Berbeda di yang dialami petani asal Kecamatan Pasongsongan. Mereka harus membayar air sekitar Rp80 ribu per jam. Itupun petani tidak maksimal menggunakan air untuk siram tembakau. Karena sumber air yang dikelola pihak swasta sangat terbatas.

“Kami harap pemerintah tidak berpangku tangan persoalan ini,” tegasnya.

Hal itu dapat tanggapan Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan (Dispertahutbun) Sumenep Bambang Heriyanto mengatakan untuk pengadaan pembangunan embung air dan rumah pompa (Sumir Bor) pernah dicanangkan. Namun, untuk tahun ini tidak dianggarkan kembali.

“Untuk tahun ini sementara tidak ada,” katanya saat dikonfirmasi.

Kendati demikian, meski tidak ada anggaran pembangunan embung air dan rumah pompa, keberpihakan pada petani tetap jadi yang utama. Selama ini banyak program peningkatan petani yang telah direalisasikan, meski tidak semua Kelompok Tani menerima secara bersamaan.

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

“Kami harap petani membuat embung air sendiri dengan skala yang sangat kecil,” tegasnya. (Asm)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *