PAMEKASAN, (TransMadura.com) -Serapan anggaran di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Hingga saat ini capaian instansi di lingkungan Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur, antara 25–30 persen. Lambannya kinerja OPD tersebut membuat legislatif geram. Rabu (04/07/2018)
Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, Apik, bahwa serapan anggaran yang masih rendah otomatis memperlambat realisasi program dan layanan mayarakat.
”Kami kecewa karena kinerja eksekutif lamban dalam merealisasikannya,” ucapnya
Apik menambahkan sejatinya, anggaran tersebut secepat mungkin bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
”Saya mengamati setiap tahun kinerja pemkab seperti itu,” tukas dia
lanjut politikus Partai Nasdem tersebut, pada akhir tahun OPD tergesa-gesa untuk memanfaatkan anggaran. Dengan demikian, hal tersebut akan merugikan masyarakat. Sebab tidak lagi memperhatikan aspek kualitas.
”Misalkan dalam pekerjaan infrastruktur jalan,” pungkasnya. (Mam/Red)


